{"id":1379,"date":"2023-03-12T22:03:00","date_gmt":"2023-03-12T15:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/contenthub.markplusinstitute.com\/?p=1379"},"modified":"2023-07-16T13:36:13","modified_gmt":"2023-07-16T06:36:13","slug":"strategi-marketing-mie","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-marketing-mie\/","title":{"rendered":"Strategi Marketing dalam Persaingan Mie Instan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika diibaratkan, pasar dapat kita lihat sebagai \u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00c5\u201csimulasi perang\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u009d antar para pemain yang saling bersaing untuk menjadi sang pemimpin pasar dengan merebut&nbsp;<em>market share<\/em>. Seperti yang telah dibahas di artikel \u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00c5\u201c<a href=\"https:\/\/blog.markplusinstitute.com\/taktik-pemasaran-the-battle-plan\">Taktik Pemasaran:&nbsp;<em>The Battle Plan<\/em><\/a>\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u009d, terdapat empat seni berperang atau strategi <em>marketing<\/em> yang dapat digunakan<em>.&nbsp;<\/em>Ternyata, para pemain di industri mie instan juga menerapkan strategi-strategi tersebut. Untuk memahaminya, yuk belajar dari beberapa studi kasus berikut!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"STRATEGI_MARKETING_Offensive\"><\/span>STRATEGI MARKETING: <strong><em>Offensive<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-marketing-mie\/#STRATEGI_MARKETING_Offensive\" >STRATEGI MARKETING: Offensive<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-marketing-mie\/#STRATEGI_MARKETING_Flanking\" >STRATEGI MARKETING: Flanking<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-marketing-mie\/#STRATEGI_MARKETING_Guerilla\" >STRATEGI MARKETING: Guerilla<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-marketing-mie\/#STRATEGI_MARKETING_Defensive\" >STRATEGI MARKETING: Defensive<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sudah menjadi rahasia umum bahwa&nbsp;<em>top of mind&nbsp;<\/em>mie instan bagi kebanyakan orang Indonesia adalah Indomie dan Mie Sedaap. Maka dari itu, dua&nbsp;<em>brand&nbsp;<\/em>besar ini terus bersaing untuk mencapai puncak dan menjadi pemimpin pasar. Hal ini terbukti dari angka&nbsp;<em>Top Brand Index<\/em>&nbsp;(TBI) yang dilansir dari Top Brand Award, bahwa pada tahun 2023 Indomie menduduki posisi pertama dengan angka 72,5 dan diikuti oleh Mie Sedaap di angka 16,2.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mie Sedaap sebagai pemain yang bertengger di posisi kedua meluncurkan serangan dengan strategi ofensif. Mereka mencari titik kelemahan si&nbsp;<em>market leader,&nbsp;<\/em>Indomie, kemudian menyerangnya. Serangan yang diluncurkan Mie Sedaap berfokus pada kelemahan Indomie dari segi harga. Kemudian ditambahkan dengan&nbsp;<em>tagline&nbsp;<\/em>\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00c5\u201cjelas terasa sedapnya\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u009d untuk memberikan persepsi mutu lebih baik. Dengan itu, lahirlah mi goreng instan yang lebih terjangkau dengan bawang goreng asli&nbsp;<em>kriuk-kriuk.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"STRATEGI_MARKETING_Flanking\"><\/span>STRATEGI MARKETING: <strong><em>Flanking<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Flanking strategy<\/em>&nbsp;digunakan untuk mengeksplorasi kelemahan lawan dengan beroperasi di area yang tidak begitu penting bagi pesaing. Hal ini dilakukan oleh beberapa&nbsp;<em>brand&nbsp;<\/em>terkemuka seperti Nissin, Bakmi Mewah, Mi Instan Richeese, dan Mi Bon Cabe untuk menyerang Indomie. Apa yang dilakukan&nbsp;<em>brand-brand&nbsp;<\/em>tersebut?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Brand&nbsp;<\/em>Nissin meluncurkan produk mie instan dengan tawaran spesialisasi varian rasa otentik Asia, dengan berbagai rasa ramen rebus maupun goreng. Sementara itu, Bakmi Mewah dikenal sebagai mie instan premium dengan tambahan&nbsp;<em>topping&nbsp;<\/em>daging asli. Tawaran ini memberikan variasi agar penikmat mie instan dapat mengkonsumsi mie seperti bak di restoran (dengan&nbsp;<em>topping&nbsp;<\/em>premium) yang dikemas pada sajian mie instan. Lalu, Richeese dan Bon Cabe mengeluarkan inovasi dengan variasi rasa extra pedas yang diberi level. Masyarakat Indonesia sangat menggemari makanan pedas dan tantangan. Terlebih lagi, mie instan pedas bukanlah pokok utama produk Indomie.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"STRATEGI_MARKETING_Guerilla\"><\/span>STRATEGI MARKETING: <strong><em>Guerilla<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terkadang sedikit sulit untuk membedakan&nbsp;<em>guerilla strategy&nbsp;<\/em>dengan&nbsp;<em>flanking strategy.&nbsp;<\/em>Namun,&nbsp;<em>guerilla&nbsp;<\/em>atau strategi gerilya ini digunakan oleh pemain kecil yang mengandalkan aspek yang luput diperhatikan si&nbsp;<em>market leader.&nbsp;<\/em>Sehingga, target pasarnya kecil (<em>niche<\/em>). Salah satu&nbsp;<em>brand&nbsp;<\/em>mie instan yang menggunakan strategi ini adalah Lemonilo.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lemonilo memanfaatkan segmen pasar yang kecil namun dapat dijaga dengan menawarkan produk-produk sehat dan alami. Target konsumennya adalah mereka yang peduli dengan kesehatan. Lemonilo yang merupakan pesaing baru melihat celah dari Indomie dengan meluncurkan mie instan alami yang dibuat dengan bahan dan nutrisi alami, tanpa pewarna, tanpa pengawet, dan tanpa MSG tambahan. Tidak hanya itu, mereka juga melebarkan sayapnya dengan menjual produk-produknya di&nbsp;<em>platform online.&nbsp;<\/em>Sebagai pemain baru, Lemonilo menantang pasar dengan terobosan yang kreatif dan inovatif. Salah satunya adalah melakukan kolaborasi dengan berbagai&nbsp;<em>public figure&nbsp;<\/em>ternama seperti Raffi Ahmad hingga NCT Dream.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"STRATEGI_MARKETING_Defensive\"><\/span>STRATEGI MARKETING: <strong><em>Defensive<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, apa yang dilakukan oleh Indomie untuk bertahan dari segala serangan diatas? Indomie sebagai&nbsp;<em>market leader&nbsp;<\/em>mie instan di Indonesia gencar melakukan serangan balik atau defensive untuk mempertahankan posisinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indomie berupaya memblokir serangan Mie Sedaap dengan meluncurkan produk baru melalui&nbsp;<em>sister brand&nbsp;<\/em>nya, SuperMi. SuperMi memberikan tawaran harga dan promosi yang lebih menarik yakni \u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00c5\u201cbeli lima, gratis satu\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u009d. Tak lupa mereka juga memberikan persepsi rasa lebih baik melalui&nbsp;<em>copy&nbsp;<\/em>\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00c5\u201cSedaaap\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u009d dengan huruf a lebih banyak untuk memberikan penekanan rasa yang lebih sedap. Pada bungkusnya, Anda juga dapat melihat mereka menawarkan mi goreng dengan ekstra bawang goreng renyah! Strategi yang sangat&nbsp;<em>bold&nbsp;<\/em>bukan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak hanya mampu menghalau serangan ofensif dari Mi Sedaap, Indomie juga mengeluarkan strategi-strategi brilian untuk memerangi serangan-serangan&nbsp;<em>flanking.&nbsp;<\/em>Untuk melawan strategi Nissin, Indomie meluncurkan varian Indomie \u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00c5\u201c<em>Taste of Asia\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u009d&nbsp;<\/em>dengan tiga pilihan rasa oriental yakni bulgogi, laksa, dan tom yum. Indomie juga melakukan&nbsp;<em>counter attack&nbsp;<\/em>dengan penawaran varian rasa pedas seperti mie goreng pedas, mie foreng sambal matah, dan mie goreng ayam geprek untuk mengalahkan produk-produk pedas level dari Richeese dan Bon Cabe. Terakhir, Indomie merilis varian Indomie&nbsp;<em>Real Meat&nbsp;<\/em>yang mengusung kesan mie instan premium dengan menyertakan daging sapi asli sebagai&nbsp;<em>topping&nbsp;<\/em>tambahannya untuk menyaingi Bakmi Mewah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ternyata, persaingan pada industri mie instan cukup panas ya! Temukan&nbsp;<em>insights&nbsp;<\/em>menarik lainnya hanya di blog MarkPlus Institute.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Jika diibaratkan, pasar dapat kita lihat sebagai \u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00c5\u201csimulasi perang\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u009d antar para pemain yang saling bersaing untuk menjadi sang&hellip;","protected":false},"author":3,"featured_media":1380,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":1289,"csco_singular_sidebar":"","csco_page_header_type":"","csco_page_load_nextpost":"","footnotes":""},"categories":[165],"tags":[72,71,47],"class_list":["post-1379","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-strategy-and-planning","tag-indomie","tag-mie-instan","tag-strategi-pemasaran","cs-entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1379","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1379"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1379\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1380"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1379"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1379"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1379"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}