{"id":1415,"date":"2023-04-18T23:25:00","date_gmt":"2023-04-18T16:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/contenthub.markplusinstitute.com\/?p=1415"},"modified":"2026-03-17T16:56:56","modified_gmt":"2026-03-17T09:56:56","slug":"penetapan-harga-pricing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/penetapan-harga-pricing\/","title":{"rendered":"Strategi Penetapan Harga dalam Berbisnis"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_penetapan_harga_jual_penting_dalam_sebuah_usaha\"><\/span><strong>Mengapa penetapan harga jual penting dalam sebuah usaha?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/penetapan-harga-pricing\/#Mengapa_penetapan_harga_jual_penting_dalam_sebuah_usaha\" >Mengapa penetapan harga jual penting dalam sebuah usaha?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/penetapan-harga-pricing\/#Bagaimana_menetapkan_harga_jual\" >Bagaimana menetapkan harga jual?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/penetapan-harga-pricing\/#Market-based_pricing\" >Market-based pricing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/penetapan-harga-pricing\/#Cost-based_pricing\" >Cost-based pricing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/penetapan-harga-pricing\/#Competition-based_pricing\" >Competition-based pricing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/penetapan-harga-pricing\/#Value-based_pricing\" >Value-based pricing<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebuah bisnis membutuhkan beberapa strategi untuk berkembang dan mencapai tujuan bisnisnya. Salah satunya melalui strategi penetapan harga. Strategi harga dapat mendorong atau bahkan menghancurkan margin operasi bisnis. Maka dari itu, penetapan harga suatu produk harus dipertimbangkan berdasarkan beberapa hal. Tujuan penetapan harga ialah untuk menentukan nilai produkmu yang layak untuk para pelanggan. Harga yang ditawarkan dapat membantu pelanggan untuk mengetahui apakah harga tersebut sepadan dengan waktu dan investasi mereka. Menetapkan harga dapat menjadi sesuatu yang&nbsp;<em>tricky<\/em>. Beberapa pelanggan mungkin menilai harga produk yang rendah sebagai komoditas yang mempunyai kualitas buruk. Sebaliknya, harga tinggi mungkin dipersepsikan dengan kualitas yang baik, tapi hal ini juga dapat mengusir pelanggan karena dirasa kurang terjangkau.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, harga juga bisa menjadi poin untuk menarik pelanggan. Harga menciptakan kesan pertama dan dapat mempengaruhi pelanggan untuk membeli produk atau jasamu. Harga yang ideal dapat meyakinkan calon konsumen untuk memilih produkmu daripada pesaingmu. Namun utamanya, harga adalah poin utama dalam menentukan profitabilitas. Penetapan harga dalam pemasaran adalah kunci dalam menentukan pendapatan penjualan dan profitabilitas. Karena hal ini mendorong penjualan dan membangun loyalitas pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_menetapkan_harga_jual\"><\/span><strong>Bagaimana menetapkan harga jual?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum, ada empat teknik yang dapat kamu terapkan untuk menetapkan harga jual bagi produk atau jasa bisnismu. Keempat teknik menetapkan harga jual itu yakni harga berdasarkan pasar (<em>market-based pricing<\/em>), harga berdasarkan biaya (<em>cost-based pricing<\/em>), harga berdasarkan persaingan (<em>competition-based pricing<\/em>), dan harga berdasarkan nilai yang dipersepsikan pelanggan (<em>value-based pricing<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Market-based_pricing\"><\/span><strong><em>Market-based pricing<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan metode&nbsp;<em>market-based pricing<\/em>, penetapan harga jual tergantung pada pertemuan antara besarnya permintaan dan penawaran produk di pasar. Harga terbentuk melalui keseimbangan yang terjadi antara permintaan dan penawaran tersebut. Harga dapat naik jika jumlah permintaan naik atau jumlah penawaran berkurang. Begitupun sebaliknya, harga dapat turun jika jumlah permintaan turun atau jumlah penawaran bertambah. Pada metode ini, produsen bersifat pasif dalam penentuan harga atau&nbsp;<em>price taker.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cost-based_pricing\"><\/span><strong><em>Cost-based pricing<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menetapkan harga jual dengan metode ini dapat dilakukan melalui beberapa tahapan yakni, mendesain produk, menentukan biaya, kemudian menentukan harga. Harga ditetapkan berdasarkan biaya yang dibutuhkan dalam meproduksi barang atau jasa tersebut. Perhitungannya meliputi biaya variabel, biaya tetap, dan jumlah produksi. Maka dari itu, biaya per unit akan dihitung dengan cara membagi biaya tetap dengan jumlah produksi yang kemudian ditambahkan dengan biaya variabel. Setelah itu, penentuan harga bergantung kepada presentase margin yang ingin didapatkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Competition-based_pricing\"><\/span><strong><em>Competition-based pricing<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika kamu menetapkan harga dengan metode ini, kamu harus tahu seberapa kuat pesaingmu dan apa strategi penetapan harga yang mereka terapkan? Jika perusahaan berhadapan dengan pesaing-pesaing yang lebih kecil, harga bisa ditetapkan lebih rendah untuk mengalahkan atau bahkan menyingkirkan pesaing dari persaingan. Namun, jika bisnismu dihadapkan dengan pesaing yang lebih kuat dan menetapkan taktik harga lebih rendah, kamu bisa mencoba untuk membidik segmen yang lebih spesifik (<em>niche market<\/em>). Berikan nilai tambah atau&nbsp;<em>added-value&nbsp;<\/em>sehingga kamu bisa menawarkan produk atau jasamu dengan harga yang lebih mahal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Value-based_pricing\"><\/span><strong><em>Value-based pricing<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menetapkan harga berdasarkan nilai yang dipersepsikan oleh pelanggan harus melewati beberapa proses. Pertama-tama kamu harus mengukur kebutuhan dan persepsi pelanggan tentang nilai dari produk atau jasamu. Kemudian, coba tentukan target jarga yang sesuai dengan persepsi pelangganmu terhadap produk atau jasa yang kamu tawarkan. Tidak lupa, kamu harus tetap menentukan biaya-biaya yang diperlukan. Setelah itu, kamu bisa mulai mendesain produk untuk menyampaikan nilai sesuai target harga. Produk-produk untuk segmen premium biasanya menggunakan teknik ini dalam menetapkan harga jual. Adanya manfaat emosional (<em>emotional benefit<\/em>) yang tinggi membuat mereka dapat menetapkan harga yang tinggi pula. Hal itu dapat dilakukan karena pelanggan rela mengeluarkan \u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00cb\u0153usaha\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00e2\u201e\u00a2 lebih untuk mendapatkan produk atau jasa premium.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, sekarang kamu sudah lebih paham dengan strategi penetapan harga kan? Untuk mendapatkan&nbsp;<em>insights&nbsp;<\/em>menarik lainnya, kamu bisa&nbsp;<em>follow&nbsp;<\/em>Instagram Markplus Institute di @markplusinstitute. Jangan sampai ketinggalan ya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Mengapa penetapan harga jual penting dalam sebuah usaha? Sebuah bisnis membutuhkan beberapa strategi untuk berkembang dan mencapai tujuan&hellip;","protected":false},"author":3,"featured_media":1416,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":2258,"csco_singular_sidebar":"","csco_page_header_type":"","csco_page_load_nextpost":"","footnotes":""},"categories":[548],"tags":[95,94,45],"class_list":["post-1415","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-key-element-of-marketing","tag-penetapan-harga","tag-pricing","tag-strategi","cs-entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1415","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1415"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1415\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1416"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1415"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1415"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1415"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}