{"id":1430,"date":"2023-05-19T19:31:00","date_gmt":"2023-05-19T12:31:00","guid":{"rendered":"https:\/\/contenthub.markplusinstitute.com\/?p=1430"},"modified":"2026-03-17T21:55:57","modified_gmt":"2026-03-17T14:55:57","slug":"periplus-book-club-entrepreneurial-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/periplus-book-club-entrepreneurial-marketing\/","title":{"rendered":"Bincang Buku &#8220;Entrepreneurial Marketing&#8221;"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada Selasa 9 Mei 2023, kolaborasi antara MarkPlus bersama Periplus melalui M Periplus Book Club kembali mengadakan bincang buku dengan judul \u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00c5\u201c<strong><em>Entrepreneurial Marketing: Beyond Professionalism to Creativity, Leadership and Sustainability<\/em><\/strong>.\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u009d Sesi bincang buku kali ini diisi oleh dua penulis, yakni Pak Hermawan Kartajaya dan Mas Jacky Mussry serta dipandu oleh seorang moderator yaitu Claudia L. Odit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buku ini memberikan nuansa baru dalam dunia digital maupun klasikal. Dengan berkaca dari pandemi COVID-19 yang mengguncang dunia bisnis, buku ini diharapkan menjadi pedoman dalam dunia bisnis untuk tetap waspada dan mampu beradaptasi. Kunci yang dibawa oleh buku ini adalah&nbsp;omni house&nbsp;di mana&nbsp;<em>omni<\/em>&nbsp;berarti gabungan dan&nbsp;<em>house<\/em>&nbsp;berarti rumah atau bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut International Monetary Fund (IMF), dunia setelah tahun 2022 akan semakin&nbsp;<em>gloomy<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>uncertain<\/em>sehingga negara bisa saja tumbuh atau stagnan dan sebagainya. Di dunia pasca-tahun 2022 atau disebut&nbsp;<em>post-new normal<\/em>, perusahaan tidak bisa lagi menggunakan pendekatan&nbsp;<em>professional marketing<\/em>&nbsp;yang telah usang. Oleh karena itu, jika perusahaan ingin&nbsp;<em>survive<\/em>&nbsp;maka pendekatan&nbsp;<em>entrepreneurial marketing<\/em>&nbsp;harus diterapkan.&nbsp;<em>Entrepreneurial<\/em>&nbsp;di sini bukan berarti individu harus memiliki bisnis sendiri, melainkan sebuah&nbsp;<em>mindset<\/em>. Seorang&nbsp;<em>entrepreneur<\/em>&nbsp;harus bertindak dan berpikir layaknya pengusaha yang mampu mencari kesempatan, bukan seperti produser. Dengan demikian yang diharapkan adalah perusahaan dapat memadukan antara&nbsp;<em>entrepreneurship<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>professionalism<\/em>&nbsp;yang akan mengantar kita ke&nbsp;<em>next curve<\/em>&nbsp;menuju 2025, 2030, dan&nbsp;<em>beyond<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan dunia yang semakin cepat dan dinamis, kita dapat dihadapkan dengan&nbsp;<em>marketing blind spot<\/em><em>.<\/em>&nbsp;Dalam hal ini, perusahaan sudah merasa mengerjakan tugasnya dengan baik dan benar, tetapi tidak menyadari bahwa banyak hal di dalam perusahaan yang tidak terhubung. Apa saja contoh&nbsp;<em>blind spo<\/em>t&nbsp;tersebut?<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Perusahaan lebih fokus pada ekonomi mikro dan mengabaikan makro ekonomi, padahal sebenarnya banyak hal di makro yang mempengaruhi mikro<\/li>\n\n\n\n<li>Ketidaksinambungan antara&nbsp;<em>marketing<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>finance<\/em>&nbsp;padahal semua perhitungan&nbsp;<em>finance<\/em>&nbsp;dibutuhkan oleh&nbsp;<em>marketing<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Integrasi&nbsp;<em>offline<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>online<\/em>&nbsp;yang sulit<\/li>\n\n\n\n<li>Ketidaksinambungan antara&nbsp;<em>marketing<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>human capital<\/em><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun paradoks besar yang dibahas dalam buku ini terkait dengan&nbsp;<em>market vs marketing<\/em><em>.<\/em>&nbsp;Dalam hal ini,&nbsp;<em>market<\/em>justru bergerak lebih cepat ke masa depan dibandingkan dengan&nbsp;<em>marketing<\/em>. Lalu apa yang terjadi jika dibiarkan terus menerus?&nbsp;<em>Marketing<\/em>&nbsp;hanya akan menjadi ilmu yang marjinal karena sangat&nbsp;<em>rigid<\/em>&nbsp;dan tidak mau berubah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terdapat dua dikotomi besar antara&nbsp;<em>professionalism<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>entrepreneurship<\/em>&nbsp;menurut buku ini yang menghasilkan empat kategori perusahaan. Pertama,&nbsp;<em>zombie<\/em>, di mana perusahaan di sini biasanya UMKM yang tidak memiliki kapabilitas&nbsp;<em>professionalism<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>entrepreneurship<\/em>&nbsp;sehingga hanya mengandalkan bantuan pihak lain. Kedua&nbsp;<em>vigorous dwarf<\/em>, di mana perusahaan di sini biasanya&nbsp;<em>start up<\/em><em>&nbsp;<\/em>dengan&nbsp;<em>entrepreneurship<\/em>&nbsp;yang luar biasa tapi tidak membangun perusahaannya secara profesional. Ketiga,&nbsp;<em>sluggish giant<\/em><em>,<\/em>&nbsp;di mana perusahaan-perusahaan besar menempati kategori ini dengan tingkat profesionalisme yang tinggi tetapi kehilangan semangat&nbsp;<em>entrepreneurship<\/em>-nya. Dan keempat,<em>&nbsp;<\/em><em>omni star<\/em><em>,<\/em>&nbsp;di mana kategori ini dapat membawa perusahaan ke tingkat&nbsp;<em>next curve<\/em>&nbsp;menuju 2030 karena telah menggabungkan kapabilitas&nbsp;<em>professionalism<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>entrepreneurship<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada pun konsep CI-EL&nbsp;(<em>Creativity, Innovation, Entrepreneurship, and Leadership<\/em>)&nbsp;dan PI-PM&nbsp;(<em>Productivity, Improvement, Professionalism, and Management<\/em>)&nbsp;yang akan berpengaruh ke masa depan. Sebagai contoh, dikotomi antara&nbsp;<em>creativity<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>productivity<\/em>. Kedua hal ini harus digabungkan dengan&nbsp;<em>creativity<\/em>&nbsp;yang dimulai dari masalah karena pada akhirnya yang dijual oleh perusahaan adalah solusi, bukan produk. Kreativitas ini harus dikonversi menjadi inovasi sehingga hasil akhirnya adalah solusi. Selama hasil akhirnya produk, maka&nbsp;<em>marketing<\/em>tersebut dikategorikan sebagai<em>&nbsp;<\/em><em>legacy marketing<\/em><em>&nbsp;<\/em>atau marketing jaman dulu yang sudah usang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>So, what\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00e2\u201e\u00a2s next?<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita (perusahaan) harus mampu menyatukan kapabilitas yang telah dipaparkan sebelumnya dalam perusahaan dengan mengkonvergensikan banyak&nbsp;<em>mindset<\/em>, membangun&nbsp;<em>omni<\/em>&nbsp;kapabilitas, menciptakan hubungan yang kuat antara orang&nbsp;<em>marketing<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>finance<\/em>, menyeimbangkan&nbsp;<em>technology<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>humanity<\/em>, serta menyeimbangkan rigiditas dan fleksibilitas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Pada Selasa 9 Mei 2023, kolaborasi antara MarkPlus bersama Periplus melalui M Periplus Book Club kembali mengadakan bincang&hellip;","protected":false},"author":3,"featured_media":1412,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":353,"csco_singular_sidebar":"","csco_page_header_type":"","csco_page_load_nextpost":"","footnotes":""},"categories":[550],"tags":[83,114,49,86,93,84],"class_list":["post-1430","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-entrepreneurial-marketing","tag-book-review","tag-entrepreneurial-marketing","tag-hermawan-kartajaya","tag-periplus","tag-philip-kotler","tag-review-buku","cs-entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1430","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1430"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1430\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1412"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1430"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1430"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1430"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}