{"id":2134,"date":"2023-07-10T17:26:14","date_gmt":"2023-07-10T10:26:14","guid":{"rendered":"https:\/\/contenthub.markplusinstitute.com\/?p=2134"},"modified":"2026-03-17T16:55:58","modified_gmt":"2026-03-17T09:55:58","slug":"taktik-pemasaran-4p-dan-7p","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/taktik-pemasaran-4p-dan-7p\/","title":{"rendered":"Apa Perbedaan Taktik Pemasaran 4P dan 7P? Yuk, Simak di Sini!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang kita semua ketahui, pemasaran berperan penting dalam menentukan kesuksesan suatu produk dalam dunia bisnis. Sebab, strategi pemasaran yang efektif mampu meningkatkan profitabilitas perusahaan secara signifikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika bersaing dengan kompetitor, strategi pemasaran dapat membantu perusahaan membangun merek yang kuat, menarik atensi pelanggan, hingga meningkatkan penjualan secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini terdapat dua pendeketan yang umum digunakan dalam strategi pemasaran, yaitu taktik pemasaran 4P (<em>Product, Price, Place, Promotion<\/em>) dan taktik pemasaran 7P (<em>Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence<\/em>).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejatinya, perbedaan antara kedua pendekatan ini hanya terletak pada jumlah elemen yang dipertimbangkan dalam perencanaan dan pelaksanaan strategi pemasaran di suatu bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, agar semakin paham, yuk simak penjelasan terkait perbedaan taktik pemasaran 4P &amp; 7P dalam strategi pemasaran yang sering digunakan dalam dunia bisnis!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Taktik_Pemasaran_4P\"><\/span>Apa Itu Taktik Pemasaran 4P?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/taktik-pemasaran-4p-dan-7p\/#Apa_Itu_Taktik_Pemasaran_4P\" >Apa Itu Taktik Pemasaran 4P?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/taktik-pemasaran-4p-dan-7p\/#1_Product_Produk\" >1. Product (Produk)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/taktik-pemasaran-4p-dan-7p\/#2_Price_Harga\" >2. Price (Harga)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/taktik-pemasaran-4p-dan-7p\/#3_Place_Tempat\" >3. Place (Tempat)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/taktik-pemasaran-4p-dan-7p\/#4_Promotion_Promosi\" >4. Promotion (Promosi)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/taktik-pemasaran-4p-dan-7p\/#Apa_Itu_Taktik_Pemasaran_7P\" >Apa Itu Taktik Pemasaran 7P?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/taktik-pemasaran-4p-dan-7p\/#1_People_Orang\" >1. People (Orang)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/taktik-pemasaran-4p-dan-7p\/#2_Process_Proses\" >2. Process (Proses)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/taktik-pemasaran-4p-dan-7p\/#3_Physical_Evidence_Bukti_Fisik\" >3. Physical Evidence (Bukti Fisik)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/taktik-pemasaran-4p-dan-7p\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sederhananya, taktik pemasaran 4P adalah pendekatan menggunakan elemen-elemen penting yang harus dipertimbangkan secara cermat dan diimplementasikan dengan bijaksana untuk berhasil memasarkan sebuah produk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun jenis-jenis elemen dalam taktik pemasaran 4P adalah <em>Product<\/em> (Produk), <em>Price<\/em> (Harga), <em>Place<\/em> (Tempat), dan <em>Promotion<\/em> (Promosi). Dalam dunia pemasaran, elemen tersebut biasa disebut sebagai <em>marketing mix <\/em>atau bauran pemasaran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keempat elemen tersebut memiliki hubungan dan saling memengaruhi satu sama lain dalam memasarkan sebuah produk. Umumnya, keberhasilan pemasaran produk tergantung pada bagaimana perusahaan mampu mengoptimalkan bauran pemasaran ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum menjalankan taktik pemasaran 4P, perusahaan harus bisa merumuskan strategi yang kuat terlebih dahulu dari sisi <em>Segementation, Targeting<\/em>, dan <em>Positioning <\/em>(STP). Dengan adanya STP, maka perusahaan dapat memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan secara lebih efektif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut beberapa elemen penting dalam taktik pemasaran 4P dan penjelasannya, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Product_Produk\"><\/span>1. <em>Product <\/em>(Produk)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada elemen ini, perusahaan harus memahami kebutuhan dan keinginan konsumen untuk mengembangkan produk yang sesuai. Ini melibatkan desain produk, fitur, kualitas, merek, dan inovasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun contoh dari elemen taktik pemasaran 4P ini, yaitu ketika Apple menghadirkan produk iPhone dengan inovasi teknologi dan desain terbarunya. Serta, Starbucks yang menawarkan berbagai macam produk kopi berkualitas dengan baragam varian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Price_Harga\"><\/span>2. <em>Price<\/em> (Harga)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Elemen kedua adalah <em>price <\/em>atau harga, di mana mencakup penetapan harga yang tepat untuk produk yang ditawarkan. Dalam hal ini, perusahaan harus cermat mempertimbangkan berbagai hal, seperti biaya produksi, harga pesaing, permintaan pasar, hingga strategi penetapan harga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh taktik pemasaran 4P elemen harga, yaitu Mercedes-Benz dengan harga mobilnya yang premium dan berkualitas, serta McDonald&#8217;s dengan menu makanan cepat sajinya yang terjangkau bagi banyak konsumen.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Place_Tempat\"><\/span>3. <em>Place<\/em> (Tempat)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya ada <em>place <\/em>atau tempat yang menjadi elemen penting dalam taktik pemasaran 4P. Elemen ini merujuk pada saluran distribusi yang nantinya digunakan oleh perusahaan untuk menjual produknya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, ketika Amazon menggunakan <em>e-commerce platform <\/em>yang membuat konsumennya bisa membeli produk secara <em>online<\/em> dan ada Coca Cola yang menggunakan saluran distribusi <em>offline, <\/em>seperti toko hingga restoran di seluruh dunia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Promotion_Promosi\"><\/span>4. <em>Promotion<\/em> (Promosi)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir, elemen promosi atau <em>promotion. <\/em>Dalam elemen ini, perusahaan melibatkan berbagai kegiatan promosi untuk mempromosikan produk kepada konsumen. Kegiatan yang dimaksud bisa berupa iklan, penjualan langsung dan <em>digital, <\/em>serta aktivitas promosi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh elemen promosi dalam taktik pemasaran 4P adalah Gojek yang memberikan program diskon dan promosi khusus untuk mempertahankan pelanggan lama, serta menarik pelanggan baru.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Taktik_Pemasaran_7P\"><\/span>Apa Itu Taktik Pemasaran 7P?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, taktik pemasaran 7P adalah pengembangan dari pendekatan 4P dengan menambahkan tiga elemen tambahan yaitu <em>People, Process<\/em>, dan <em>Physical Evidence<\/em>. Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai ketiga elemen tambahan tersebut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_People_Orang\"><\/span>1. <em>People <\/em>(Orang)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertama, perbedaan taktik pemasaran 4P &amp; 7P terletak pada elemen <em>people <\/em>atau orang. Elemen ini menekankan betapa pentingnya peran orang-orang di dalam suatu bisnis dalam penyampaian produk. Misalnya, keterampilan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh yang bisa ditiru dalam elemen taktik pemasaran 7P ini adalah ketika Ritz-Carlton memiliki staf hotel yang sudah terlatih dengan baik sehingga dapat memberikan layanan kualitas tinggi ke pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Process_Proses\"><\/span>2. <em>Process <\/em>(Proses)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, ada elemen <em>process <\/em>(proses) pada perbedaan taktik pemasaran 4P &amp; 7P. Elemen ini mencakup proses operasional yang terlibat dalam penyediaan produk atau layanan kepada konsumen.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam mengembangkan elemen ini, perusahaan perlu memperhatikan bagaimana prosesnya dirancang dan dikelola agar memastikan efisiensi, kualitas, dan kepuasan pelanggan. Contohnya, FedEx dengan proses pengiriman paket yang cepat, akurat, dan andal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Physical_Evidence_Bukti_Fisik\"><\/span>3. <em>Physical Evidence <\/em>(Bukti Fisik)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir, Physical Evidence (Bukti Fisik) yang mengacu pada bukti fisik yang mendukung pengalaman konsumen. Elemen ini bisa berupa desain toko, kemasan produk, bukti fisik dari kualitas produk, atau setiap bagian yang dapat memberikan keyakinan kepada konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh dari elemen ini adalah ketika Samsung menawarkan desain produk elektronik yang futuristik dan elegan, serta Hilton Hotel yang memiliki desain mewah dan fasilitas yang istimewa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesimpulannya, perbedaan utama antara taktik pemasaran 4P dan 7P terletak pada kelengkapan pendekatannya. Pendekatan 4P lebih terfokus pada elemen-elemen dasar pemasaran, sementara 7P menyertakan elemen tambahan yang memperluas cakupan taktik pemasaran dengan memperhatikan aspek-aspek manusia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum menerapkan taktik pemasaran 4P &amp; 7P, penting bagi perusahaan untuk merumuskan strategi STP (<em>Segmentation, Targeting, &amp; Positioning<\/em>) yang kuat. Sebab, STP merupakan langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan sebelum menerapkan taktik pemasaran tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam praktiknya, perusahaan dapat memilih untuk menerapkan pendekatan mana yang cocok sesuai dengan karakteristik industri, target pasar, dan tujuan pemasaran yang ingin dicapainya. Maka dari itu, penting untuk melihat secara menyeluruh pada <a href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-pemasaran-strategis\/\">pemasaran strategis<\/a> yang dipilih untuk mencapai keberhasilan dalam lingkup pasar yang kompetitif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi Anda yang ingin menambah wawasan baru seputar dunia bisnis dan lainnya, bisa langsung saja klik <a href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/\">Blog MarkPlus Institute<\/a> karena banyak sekali topik <em>insightful <\/em>untuk mengembangkan bisnis Anda!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Seperti yang kita semua ketahui, pemasaran berperan penting dalam menentukan kesuksesan suatu produk dalam dunia bisnis. Sebab, strategi&hellip;","protected":false},"author":9,"featured_media":2131,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":2064,"csco_singular_sidebar":"","csco_page_header_type":"","csco_page_load_nextpost":"","footnotes":""},"categories":[548],"tags":[48,209,64],"class_list":["post-2134","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-key-element-of-marketing","tag-bisnis","tag-executive-education","tag-marketing","cs-entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2134"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2134\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}