{"id":2243,"date":"2023-07-12T10:39:17","date_gmt":"2023-07-12T03:39:17","guid":{"rendered":"https:\/\/contenthub.markplusinstitute.com\/?p=2243"},"modified":"2023-09-01T17:07:02","modified_gmt":"2023-09-01T10:07:02","slug":"apa-itu-sustainable-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-sustainable-marketing\/","title":{"rendered":"Sustainable Marketing: Pengertian, Prinsip, Manfaat, dan Contoh Penerapannya dalam Bisnis"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini, lingkup bisnis tidak hanya memerlukan perencanaan strategi untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan, namun juga diwajibkan menyusun rencana dalam meningkatkan strategi pemasaran berkelanjutan atau <em>sustainable marketing.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sustainable marketing merupakan bagian dari strategi bisnis yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis (<em>business growth<\/em>) karena perusahaan akan berfokus pada dampak sosial pelanggan saat ini dan target audience di masa depan (<em>corporate social responsibility<\/em>). Sehingga perusahaan dapat memberikan pengaruh positif dan bermanfaat pada pihak-pihak yang terlibat (lingkungan, ekonomi dan sosial).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, mari berkenalan dengan pemasaran yang etis dan berkelanjutan (sustainable marketing), mulai dari konsep, prinsip, manfaat, hingga contoh penerapannya dalam dunia bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Sustainable_Marketing\"><\/span>Apa itu Sustainable Marketing?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-sustainable-marketing\/#Apa_itu_Sustainable_Marketing\" >Apa itu Sustainable Marketing?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-sustainable-marketing\/#5_Prinsip_Dasar_Sustainable_Marketing\" >5 Prinsip Dasar Sustainable Marketing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-sustainable-marketing\/#Manfaat_Sustainable_Marketing\" >Manfaat Sustainable Marketing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-sustainable-marketing\/#Contoh_Penerapan_Sustainable_Marketing_dalam_Bisnis\" >Contoh Penerapan Sustainable Marketing dalam Bisnis<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-sustainable-marketing\/#Perencanaan_Jangka_Panjang\" >Perencanaan Jangka Panjang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-sustainable-marketing\/#Perencanaan_yang_Konsisten\" >Perencanaan yang Konsisten<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-sustainable-marketing\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR) melaporkan bahwa pada tahun 2030 mendatang seluruh dunia akan menghadapi setidaknya 350 hingga 560 bencana setiap tahunnya. Permasalahan kondisi bumi ini menjadi salah satu topik yang kerap dibicarakan oleh generasi muda (<em>young generation<\/em>).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut data Very well mind, sebanyak 38% dari populasi Gen Z di AS, menunjukkan kekhawatirannya terhadap permasalahan ini. Oleh karena itu, banyak dari mereka yang memutuskan untuk menggunakan berbagai produk ramah lingkungan dengan prinsip sustainability (berkelanjutan).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sustainability sendiri tidak hanya membicarakan soal lingkungan saja. Istilah ini dapat mencakup berbagai perspektif dengan mempertimbangkan tiga pilar utama (<em>triple bottom line<\/em>), yaitu ekonomi, masyarakat dan lingkungan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, apapun aspeknya asal tidak memberikan dampak lanjutan, termasuk perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, polusi, dan kemiskinan, maka aspek tersebut telah menerapkan sistem sustainability.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu bidang yang tidak ketinggalan dalam menerapkan hal ini adalah dunia bisnis. Sebuah bisnis yang menerapkan strategi berkelanjutan bertujuan untuk memberikan dampak positif untuk <em>triple bottom line<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sustainability business akan mempertimbangkan segala keputusan yang dibuat berdasarkan keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan, sehingga organisasi tersebut akan mencari cara untuk mempromosikan keberlanjutan jangka panjang untuk ketiga dimensi itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka dapat dikatakan bahwa sustainable marketing adalah strategi atau proses menetapkan rencana dalam mebangun bisnis yang berkelanjutan dan konsisten kepada pelanggan, karyawan, pihak kemitraan, dan lain-lain dalam rangka mencapai tujuan dan target bisnis jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini mengacu pada upaya penawaran produk, <em>brand value<\/em> serta praktik bisnis yang berkelanjutan menjadi poin dalam penjualan bisnis (<em>unique selling proposition<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Prinsip_Dasar_Sustainable_Marketing\"><\/span>5 Prinsip Dasar Sustainable Marketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada dasarnya, penerapan sustainable marketing dibedakan menjadi beberapa prinsip yang dilakukan secara praktikal.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Consumer-Oriented<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sustainable marketing berorientasi pada konsumen atau dengan kata lain perusahaan atau organisasi melihat strategi pemasarannya dari sudut pandang konsumen. Prinsip ini akan menghasilkan <em>pull marketing<\/em> daripada <em>push sales<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li>Customer Value<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan menciptakan nilai pada produk maupun perusahaannya sendiri kepada pelanggan. Prinsip ini bermaksud untuk meningkatkan nilai tambah pada penawaran, alih-alih hanya memberikan harga dan penawaran yang rendah, agar ketika perusahaan menciptakan nilai untuk pelanggan, pelanggan pun menciptakan nilai untuk perusahaan. Sehingga pelanggan merasa tidak keberatan untuk membayar lebih karena nilai produk tersebut.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li>Innovative Marketing<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbaikan dan peningkatan pada perusahaan secara terus-menerus adalah kunci untuk mempertahankan sustainable marketing yang unggul dan sukses. Pelanggan membutuhkan inovasi perusahaan, baik produk maupun non produk. Inovasi pun diperlukan terutama ketika menjadikan Sustainable Development Goals (SDG\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00e2\u201e\u00a2s) sebagai pembentukan nilai jangka panjang sebuah perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\n<li>Sense of Mission Marketing<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam menyampaikan rasa keseriusan perusahaan terhadap pelanggan mereka, maka hal yang dibutuhkan oleh perusahaan adalah <em>sense of mission marketing<\/em>, yaitu strategi yang menggunakan alasan atau makna dari produk ataupun layanan yang disediakan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini juga membantu perusahaan untuk menyampaikan pesan bahwa mereka tertarik pada profitabilitas dari pasar dan sama-sama ingin memberikan sesuatu kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"5\">\n<li>Societal Marketing<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan harus menyeimbangkan keputusan berdasarkan keinginan pelanggan, persyaratan perusahaan dan kepentingan jangka panjang untuk pelanggan dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini penting karena menciptakan kehadiran perusahaan di antara kelas sosial dan membantu membangun perusahaan sebagai penyedia solusi daripada hanya pembuat uang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Sustainable_Marketing\"><\/span>Manfaat Sustainable Marketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\">\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00b9\u00c3\u00a2\u00e2\u201a\u00ac\u00b9<img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/znCi9YWz5ILIdbFoK3P0Cr9EFZg6zScs1D6mBwhQiqfsn7xbmSe__BZOs9JQrLmqmguqObn8fki5YWjGLaLbPvxO7WtlkSMivTMtdhbutv2WByFpZhCERH9zJGlFy5sAdEE_vPDdF_bV6RfeAmM95iY\" width=\"624\" height=\"416\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada dasarnya, sustainable marketing tidak memprioritaskan profit di atas lingkungan atau tujuan sosial lainnya sebab tujuan utama dari strategi ini adalah mencapai kesuksesan pelanggan dengan cara yang berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akan tetapi, strategi ini tetap menghasilkan berbagai manfaat yang signifikan dalam pengelolaan bisnis jangka panjang, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengakuisisi pelanggan dari segmentasi pasar yang berkembang karena menawarkan manfaat terbaik dari <em>brand<\/em> (<em>value proposition<\/em>).&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Menciptakan kepercayaan dan loyalitas pelanggan terhadap perusahaan.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Mendapatkan dan mempertahankan karyawan perusahaan.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Meningkatnya rantai pasokan bisnis karena perusahaan besar dan pemerintah mulai mencari <em>supplier<\/em> yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki prosedur manajemen risiko bisnis yang lebih baik untuk mencegah kerugian perusahaan.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Membangun reputasi <em>brand<\/em> yang baik dan kuat sehingga perusahaan mampu bersaing di pasar dan mempertahankan pelanggan yang sudah ada.&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Penerapan_Sustainable_Marketing_dalam_Bisnis\"><\/span>Contoh Penerapan Sustainable Marketing dalam Bisnis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam menerapkan strategi sustainable marketing pada perusahaan, terdapat 2 aspek penting yang perlu diperhatikan, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perencanaan_Jangka_Panjang\"><\/span>Perencanaan Jangka Panjang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya bahwa isu lingkungan dan sosial telah menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa tahun terakhir. Apabila setiap perusahaan memutuskan untuk berkomitmen mengatasi masalah tersebut, maka langkah ini akan mengurangi dampak lanjutan secara substansial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, setiap bisnis perlu memiliki tujuan jangka panjang untuk keberlanjutan secara objektif dan jelas. Misalnya, perusahaan lego memiliki misi untuk membuat bata legonya yang berkelanjutan pada tahun 2030. Hal ini diumumkannya pada tahun 2018, sehingga dapat dikatakan bahwa perusahaan ini melihat tujuan jangka panjang dengan rencana 12 tahun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perencanaan_yang_Konsisten\"><\/span>Perencanaan yang Konsisten<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seluruh aspek sustainability haruslah spesifik, terikat waktu, memiliki langkah-langkah yang dapat didekati, dan dilakukan secara bertanggung jawab atas <em>triple bottom line<\/em>. Misalnya, sebuah perusahaan benar-benar memperhatikan apakah seluruh bahan produksi hingga pengemasan telah dilakukan dengan metode yang ramah lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini tentu dilakukan dengan perencanaan yang konsisten terhadap seluruh produk yang diproduksi oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan permasalahan yang telah dipaparkan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa sustainable marketing telah menjadi sebuah hal yang penting untuk para Gen Z dan para konsumen yang menyadari pentingnya aspek lingkungan, ekonomi dan sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Strategi ini dapat membantu perusahaan yang ingin memenuhi permintaan <em>customer<\/em> seperti, memiliki produk ramah lingkungan, memberikan dampak sosial yang positif, mendorong perekonomian lokal, dan mendukung program SDGs. Selain itu, konsep sustainability dapat menarik perhatian pelanggan agar tertarik untuk membeli produk perusahaan, serta berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apakah Anda seorang <em>fresh graduates<\/em>, <em>young professionals<\/em>, ataupun karyawan dengan pengalaman kerja tahunan yang tertarik mempelajari lebih lanjut terkait sustainability marketing?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ikuti program kekhususan eksekutif kolaborasi antara Unika Atma Jaya, universitas yang mengusung kajian sustainability komprehensif di Indonesia, dengan MarkPlus Institute, konsultan pemasaran pertama dan ternama di Indonesia, yaitu <a href=\"https:\/\/sustainability-marketing.markplusinstitute.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Program Master in Management Sustainability Marketing.<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program ini bertujuan untuk membentuk talenta organisasi yang mampu membangun strategi bisnis, memahami manajemen bisnis berkelanjutan dan menguasai strategi marketing yang aplikatif dan bisa membangun <em>market competitiveness<\/em>. Tunggu apalagi? Jadilah bagian dari Sustainability Marketing sekarang juga!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Untuk informasi lebih lanjut, klik tautan berikut ini <a href=\"https:\/\/sustainability-marketing.markplusinstitute.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Sustainability Marketing<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Saat ini, lingkup bisnis tidak hanya memerlukan perencanaan strategi untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan, namun juga diwajibkan menyusun&hellip;","protected":false},"author":12,"featured_media":2244,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":1668,"csco_singular_sidebar":"","csco_page_header_type":"","csco_page_load_nextpost":"","footnotes":""},"categories":[164],"tags":[64,210,139],"class_list":["post-2243","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-sustainability-and-impact","tag-marketing","tag-program-magister","tag-sustainable-marketing","cs-entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2243","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2243"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2243\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2244"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2243"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2243"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2243"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}