{"id":2950,"date":"2023-08-06T19:21:17","date_gmt":"2023-08-06T12:21:17","guid":{"rendered":"https:\/\/contenthub.markplusinstitute.com\/?p=2950"},"modified":"2026-03-17T16:39:20","modified_gmt":"2026-03-17T09:39:20","slug":"strategi-digital-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-digital-marketing\/","title":{"rendered":"6 Cara Membangun Strategi Digital Marketing"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahukah Anda? Strategi digital<em> marketing<\/em> yang efektif dapat membantu perusahaan atau bisnis Anda dalam memperluas dan memperkuat <em>customer engagement. <\/em>Apalagi di era yang serba digital seperti sekarang ini, tentu strategi tersebut bermanfaat untuk meningkatkan penjualan. Akan tetapi, sama seperti strategi pada umumnya, digital<em> marketing<\/em> juga memiliki keunggulan, keterbatasan dan tantangan yang unik serta beragam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lantas, seperti apa strategi digital <em>marketing <\/em>yang baik dan bagaimana cara membangunnya? Yuk, simak penjelasan pada artikel ini untuk mengetahui jawabannya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Strategi_Digital_Marketing\"><\/span>Apa itu Strategi Digital Marketing?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-digital-marketing\/#Apa_itu_Strategi_Digital_Marketing\" >Apa itu Strategi Digital Marketing?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-digital-marketing\/#Marketing_Strategy_Marketing_Campaign_Marketing_Tactics_Apa_Bedanya\" >Marketing Strategy, Marketing Campaign &amp; Marketing Tactics, Apa Bedanya?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-digital-marketing\/#Cara_Membangun_Strategi_Digital_Marketing\" >Cara Membangun Strategi Digital Marketing<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-digital-marketing\/#1_Menetapkan_Tujuan_dan_Sasaran\" >1. Menetapkan Tujuan dan Sasaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-digital-marketing\/#2_Pertimbangkan_Buyer_Personas\" >2. Pertimbangkan Buyer Personas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-digital-marketing\/#3_Mengaudit_Aset_Perusahaan\" >3. Mengaudit Aset Perusahaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-digital-marketing\/#4_Buat_Rencana_Sumber_Daya_Pembuatan_Konten\" >4. Buat Rencana Sumber Daya Pembuatan Konten<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-digital-marketing\/#5_Memutuskan_Cara_Mendistribusikan_Konten\" >5. Memutuskan Cara Mendistribusikan Konten<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-digital-marketing\/#6_Menentukan_KPIs_Key_Performance_Indicators_Perusahaan\" >6. Menentukan KPIs (Key Performance Indicators) Perusahaan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/strategi-digital-marketing\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/xUO4iOOLT4EaVstivlrM0ybOqisq2AjtVIXY33IaCzW1TGoVDHAd6NRieyr9ZeLc8_XRQOycQx-yN6gXfWXPDKTI-ujV6CrShP6zqqYMRYYrAJfP8k4g8dOcsGHa7SkJ-F_8LLdeiOrtsfez0Gw8LEA\" alt=\"strategi digital marketing\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum membahas strategi digital<em> marketing <\/em>lebih mendalam, mari membahas sedikit tentang digital <em>marketing<\/em> itu sendiri. Digital<em> marketing<\/em> (pemasaran digital) merupakan istilah umum untuk pemasaran yang dilakukan di ruang <em>online<\/em> dan digital. Tujuannya agar lebih mudah menjangkau target <em>audiens <\/em>dan menjadikan mereka sebagai pelanggan jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbeda dengan <em>traditional marketing<\/em> yang menggunakan media cetak, acara tatap muka, iklan TV untuk mencapai tujuannya, maka digital <em>marketing<\/em> menggunakan <em>content marketing, PPC advertising<\/em>, media sosial, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, strategi digital<em> marketing<\/em> adalah rencana atau tindakan untuk mencapai tujuan <em>marketing <\/em>yang telah ditetapkan berdasarkan tujuan dan urutan prioritas bisnis, mengoptimalkan implementasi alur kerja dan memungkinkan keefektifan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Strategi ini membuka jalan bagi peningkatan berkelanjutan, mulai dari pemasaran pencarian (SEO\/SEM), pengoptimalan tingkat konversi (pengalaman pengguna situs web), pemasaran email, hingga pemasaran media sosial dalam rangka mencapai rencana dan <em>goals<\/em> tadi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seiring dengan arusnya transformasi digital, perusahaan akan terus melakukan digitalisasi dalam operasi inti dan dalam saluran baru untuk menjangkau pelanggan. Oleh karena itu, memiliki strategi digital <em>marketing<\/em> yang baik sangat penting demi kesuksesan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum membahas bagaimana cara membangun strategi digital <em>marketing<\/em> yang tepat, mari ketahui terlebih dahulu perbedaan antara <em>marketing strategy, marketing campaign<\/em> dan <em>marketing tactics<\/em> agar Anda tidak salah dalam mengimplementasikannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Marketing_Strategy_Marketing_Campaign_Marketing_Tactics_Apa_Bedanya\"><\/span>Marketing Strategy, Marketing Campaign &amp; Marketing Tactics, Apa Bedanya?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketiganya kerap dianggap sama, namun pada pengaplikasiannya terdapat perbedaan yang cukup signifikan. <em>Marketing strategy<\/em> (strategi pemasaran) dilakukan dengan tujuan perusahaan secara keseluruhan, tujuan yang lebih besar dan tujuan jangka panjang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan, <em>marketing campaign<\/em> (kampanye pemasaran) merupakan promosi yang dirancang untuk mencapai satu tujuan spesifik, bukan tujuan perusahaan secara keseluruhan. Biasanya, dilengkapi dengan tanggal mulai dan akhir yang lebih spesifik. Contohnya, perusahan Anda baru saja meluncurkan produk baru, maka Anda dapat melakukan <em>marketing campaign<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya untuk <em>marketing tactics<\/em> (taktik pemasaran) merupakan tindakan spesifik yang akan perusahan ambil untuk menerapkan strategi <em>marketing<\/em> yang telah dibuat. Contohnya, yaitu menulis artikel blog, membuat konten menarik di media sosial, mengirim email ataupun merancang iklan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membangun_Strategi_Digital_Marketing\"><\/span>Cara Membangun Strategi Digital Marketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah Anda memahami dengan betul apa itu strategi digital <em>marketing<\/em>, tujuan dan manfaatnya, maka langkah selanjutnya adalah menentukan langkah-langkah untuk membangun strategi itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menetapkan_Tujuan_dan_Sasaran\"><\/span>1. Menetapkan Tujuan dan Sasaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertama, Anda dapat menetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang ingin diraih oleh perusahaan atau bisnis Anda. Kemudian, uraikan tujuan spesifik menjadi poin-poin penting agar nantinya memudahkan Anda dalam menentukan strategi mana yang paling efektif. Pastikan tujuan dan sasaran Anda memuat SMART (<em>specific, measurable, attainable, relevant, and timely<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pertimbangkan_Buyer_Personas\"><\/span>2. Pertimbangkan Buyer Personas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akan sulit membuat strategi digital <em>marketing<\/em> yang efektif apabila perusahaan tidak memahami <em>audiens<\/em> yang ingin ditargetkan. Oleh karena itu, diperlukan <em>buyer persona<\/em> sebagai representasi dari target pelanggan yang akan membeli produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Persona ini wajib berdasarkan pada data dan penelitian. Apabila hanya mengandalkan intuisi Anda sendiri untuk membuat persona tanpa data pendukung yang kuat, maka akan dapat menyebabkan fokus yang salah. Artinya, Anda perlu berbicara dengan pelanggan melalui wawancara langsung, aplikasi, telepon ataupun survei.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya, hal-hal yang perlu dimasukkan ke dalam <em>buyer persona<\/em>, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Lokasi<\/strong>. Anda dapat menggunakan alat analisis web untuk melihat dari mana pelanggan Anda berbelanja.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penghasilan\/pekerjaan.<\/strong> Tanyakan kepada pelanggan apakah mereka bersedia mengungkapkan detail pendapatan dan pekerjaan mereka.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hobi\/minat.<\/strong> Formulir <em>online<\/em> atau sesi gaya grup fokus dapat membantu menunjukkan apa yang diminati orang. Meskipun Anda juga dapat menggunakan tren penelusuran untuk mengeksplorasi hobi populer untuk demografi tertentu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tujuan\/aspirasi. <\/strong>Apa yang pelanggan Anda inginkan? Apa yang mendorong mereka untuk membeli produk Anda?<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tantangan\/pain points.<\/strong> Apa yang menghalangi mereka mencapai tujuan mereka? Berbicara kepada pelanggan serta <em>sales team<\/em> perusahaan dapat membantu Anda memahami hal ini.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah Anda membuat beberapa persona, Anda akan lebih mudah memasarkan ke berbagai jenis pembeli dan memenuhi kebutuhan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mengaudit_Aset_Perusahaan\"><\/span>3. Mengaudit Aset Perusahaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya adalah mempelajari dokumentasi aset digital perusahaan yang ada saat ini. Kemudian, pelajari lebih dalam masing-masing dan beri peringkat dari yang paling efektif hingga yang paling tidak efektif. Setelah melakukannya, Anda akan mengetahui aset mana yang perlu ditingkatkan dan aset mana yang perlu dibangun kembali dari awal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Buat_Rencana_Sumber_Daya_Pembuatan_Konten\"><\/span>4. Buat Rencana Sumber Daya Pembuatan Konten<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah menetapkan apa-apa saja yang perlu dibuat, selanjutnya Anda harus menetapkan bagaimana eksekusinya. Pada umumnya, Anda perlu mempertimbangkan seputar:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Anggaran<\/strong>. Berapa banyak uang yang harus perusahan keluarkan untuk kampanye ini? Apakah cukup membuat semua aset dalam audit perusahan atau Anda perlu berkompromi?<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sumber Daya Manusia (SDM).<\/strong> Apakah perusahaan memiliki SDM yang tepat untuk membuat kampanye ini? Atau apakah perusahaan perlu menunjuk agensi?<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Teknologi.<\/strong> Apakah kampanye memerlukan perangkat lunak (<em>software<\/em>) khusus? Misalnya <em>Content Management System<\/em> (CMS) atau SEO <em>tools<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tenggat waktu.<\/strong> Seberapa cepat konten ini perlu dibuat? Bahkan jika Anda memiliki sumber daya internal, akankah mereka punya waktu?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mempertimbangkan berbagai hal di atas, Anda akan lebih mudah dalam menyelesaikan rencana untuk pembuatan konten dan sumber daya tambahan apa pun yang diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Memutuskan_Cara_Mendistribusikan_Konten\"><\/span>5. Memutuskan Cara Mendistribusikan Konten<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal berikutnya yang harus diputuskan adalah bagaimana perusahaan akan mendistribusikan konten yang dibuat. Beberapa hal perlu dipertimbangkan tergantung dengan mau diapakan kontennya, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong><em>Owned.<\/em><\/strong> Saluran yang perusahaan miliki, seperti situs web, blog, email, sosial media, dan lain sebagainya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Earned.<\/em><\/strong> Konten yang dibagikan, disukai, dikomentari, atau ditulis orang lain.<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Paid.<\/em><\/strong> Konten yang telah perusahaan bayar untuk dipromosikan, seperti PPC dan <em>influencer<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagian besar strategi digital <em>marketing<\/em> akan menggunakan perpaduan dari masing-masing pendekatan ini. Misalnya, menggunakan konten blog yang berfokus pada SEO di saluran yang dimiliki seperti situs web perusahaan, memperoleh pembagian dan liputan sosial dengan konten yang berfokus pada PR, dan menempatkan anggaran di belakang konten <em>paid influencer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Menentukan_KPIs_Key_Performance_Indicators_Perusahaan\"><\/span>6. Menentukan KPIs (Key Performance Indicators) Perusahaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap strategi pemasaran digital harus selalu diukur secara berkala. <em>Key Performance Indicators<\/em> atau KPIs&nbsp; merupakan nilai terukur yang mengukur keefektifan strategi dan taktik perusahaan. Beberapa contoh KPIs, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Digital conversion rates<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Cost per lead<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Returning website visitors<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Click through rates<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Customer lifetime values<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Digital marketing akan terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Mungkin akan terasa sulit untuk mengikuti tren terbaru. Mungkin juga sulit untuk membuat konten yang menarik dan menjangkau audiens karena mungkin saja terdapat lusinan atau ratusan merek yang mempromosikan penawaran mereka kepada target audiens Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, untuk memastikan strategi digital <em>marketing<\/em> perusahaan Anda menhasil:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Buat konten yang memberikan jawaban atas pertanyaan atau kebutuhan audiens perusahaan Anda.<\/li>\n\n\n\n<li>Manfaatkan networking perusahaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Pantau apa yang dilakukan pesaing perusahaan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada intinya, strategi digital <em>marketing<\/em> yang paling efektif adalah yang paling selaras dengan merek, audiens, dan tujuan <em>campaign<\/em> perusahaan Anda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelajari strategic digital <em>marketing<\/em> lebih lanjut bersama MarkPlus Institute dan ITS dalam program Magister Manajemen Teknologi yang unggul, inovatif, profesional, dan berintegritas, <a href=\"https:\/\/technomarketing.markplusinstitute.com\/#keunggulan\">MMT in <\/a><a href=\"https:\/\/technomarketing.markplusinstitute.com\/#keunggulan\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Technomarketing<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program ini menawarkan bidang keahlian Technomarketing yang membahas aspek fundamental dalam dunia bisnis teknologi, seperti manajemen bisnis dan aspek strategis pemasaran bisnis teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bidang ini akan mengenalkan Anda tentang konsep, praktik dan studi kasus seputar bisnis dan pemasaran produk teknologi. Selain itu, Anda akan mendapatkan pengetahuan seluk-beluk manajemen teknologi dan manajemen marketing yang aplikatif agar dapat diterapkan dalam dunia bisnis atau perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tunggu apalagi? Jadilah bagian dari <a href=\"https:\/\/technomarketing.markplusinstitute.com\/#keunggulan\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">MMT SIMT ITS<\/a> sekarang juga! Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa klik <a href=\"https:\/\/technomarketing.markplusinstitute.com\/#keunggulan\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">di sini<\/a>, ya!&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Tahukah Anda? Strategi digital marketing yang efektif dapat membantu perusahaan atau bisnis Anda dalam memperluas dan memperkuat customer&hellip;","protected":false},"author":12,"featured_media":2966,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":572,"csco_singular_sidebar":"","csco_page_header_type":"","csco_page_load_nextpost":"","footnotes":""},"categories":[556],"tags":[26,210],"class_list":["post-2950","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-technology-marketing","tag-digital-marketing","tag-program-magister","cs-entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2950","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2950"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2950\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2966"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2950"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2950"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2950"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}