{"id":3958,"date":"2023-10-30T15:45:00","date_gmt":"2023-10-30T08:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/contenthub.markplusinstitute.com\/?p=3958"},"modified":"2023-12-30T15:56:20","modified_gmt":"2023-12-30T08:56:20","slug":"ciri-social-leader-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/","title":{"rendered":"9 Ciri Social Leader yang Wajib Diketahui para Entrepreneur"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dunia bisnis, terdapat istilah <em>social leader<\/em> (pemimpin sosial) yang memiliki pengaruh sosial dan dapat menggerakan seluruh elemen yang ada di perusahaan. Gaya kepemimpinan seperti ini mengacu pada emosional dan empati yang berfokus pada koneksi, kolaborasi dan komunikasi. Mereka paham akan pentingnya membangun hubungan yang kuat dalam timnya dan menciptakan lingkungan kerja yang positif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbeda dengan <em>formal leader<\/em> pada umumnya, pemimpin sosial tidak bergantung pada posisi atau jabatannya untuk menyelesaikan suatu masalah. Mereka justru menggunakan <em>emotional intelligence<\/em> (kecerdasan emosional) dan keterampilan bersosialisasi untuk memengaruhi orang lain. Hal ini menjadikannya lebih efektif di lingkungan bisnis saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lantas, seperti apa ciri-ciri atau karakteristik dari<em> social leader<\/em>? Simak informasi selengkapnya di artikel ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Anda_Perlu_Menjadi_Social_Leader_di_Dunia_Bisnis\"><\/span>Mengapa Anda Perlu Menjadi Social Leader di Dunia Bisnis?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#Mengapa_Anda_Perlu_Menjadi_Social_Leader_di_Dunia_Bisnis\" >Mengapa Anda Perlu Menjadi Social Leader di Dunia Bisnis?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#1_Membangun_Koneksi_dan_Jaringan_yang_Kuat\" >1. Membangun Koneksi dan Jaringan yang Kuat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#2_Meningkatkan_Citra_dan_Reputasi_Perusahaan\" >2. Meningkatkan Citra dan Reputasi Perusahaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#3_Mendorong_Inovasi_dan_Kreasi\" >3. Mendorong Inovasi dan Kreasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#4_Meningkatkan_Keterlibatan_Karyawan\" >4. Meningkatkan Keterlibatan Karyawan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#5_Menjangkau_dan_Memahami_Konsumen_Lebih_Baik\" >5. Menjangkau dan Memahami Konsumen Lebih Baik<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#Lantas_Bagaimana_Menjadi_Social_Leader\" >Lantas, Bagaimana Menjadi Social Leader?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#1_Memiliki_Intuisi_yang_Kuat\" >1. Memiliki Intuisi yang Kuat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#2_Peduli_dengan_Sekitarnya\" >2. Peduli dengan Sekitarnya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#3_Memiliki_Kemampuan_Komunikasi_yang_Baik\" >3. Memiliki Kemampuan Komunikasi yang Baik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#4_Dapat_Berkolaborasi\" >4. Dapat Berkolaborasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#5_Memiliki_Empati_yang_Tinggi\" >5. Memiliki Empati yang Tinggi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#6_Memiliki_Self-awareness\" >6. Memiliki Self-awareness<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#7_Tidak_Mudah_Menyerah\" >7. Tidak Mudah Menyerah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#8_People_and_Relationship-Oriented\" >8. People and Relationship-Oriented<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#9_Memiliki_Keberanian\" >9. Memiliki Keberanian<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/ciri-social-leader-adalah\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyaknya ketidakpastian dan kencangnya arus perubahan di dunia bisnis menjadikan peran <em>social leader<\/em> sangat dibutuhkan untuk memberikan stabilitas dan arahan bagi timnya, sekaligus membantu mereka beradaptasi dan berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kehadiran dan pengaruh pemimpin sosial sangat relevan dan dibutuhkan dalam dunia yang terhubung secara digital seperti saat ini karena mereka memiliki beberapa kemampuan seperti di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Membangun_Koneksi_dan_Jaringan_yang_Kuat\"><\/span>1. Membangun Koneksi dan Jaringan yang Kuat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Social leader <\/em>memiliki kemampuan untuk membangun dan memperluas jaringan profesional secara signifikan. Melalui media sosial dan platform <em>online<\/em> lainnya, mereka dapat terhubung dengan berbagai kalangan, seperti rekan bisnis potensial, klien atau bahkan pesaing. Hal ini berguna untuk membuka pintu peluang baru, kolaborasi dan kemitraan strategis yang dapat menguntungkan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Meningkatkan_Citra_dan_Reputasi_Perusahaan\"><\/span>2. Meningkatkan Citra dan Reputasi Perusahaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kehadiran <em>social leader<\/em> yang baik di media sosial dapat memberikan dampak positif terhadap citra dan reputasi perusahaan. Mereka dapat menjadi duta merek yang meyakinkan masyarakat karena mampu memancarkan nilai-nilai positif dan mempertegas komitmen terhadap kualitas dan integritas. Hal ini dapat memberikan kepercayaan kepada klien, investor, dan stakeholder lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mendorong_Inovasi_dan_Kreasi\"><\/span>3. Mendorong <a href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/inovasi-kreativitas-dalam-bisnis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Inovasi dan Kreasi<\/a><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Social leader<\/em> kerap menjadi inisiator diskusi dan pertukaran, serta menginspirasi tim untuk berpikir kreatif, berinovasi, dan mencari solusi baru untuk tantangan bisnis. Hal ini tentu sangat diperlukan sebuah perusahaan untuk menghadapi dinamika bisnis yang selalu berubah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Meningkatkan_Keterlibatan_Karyawan\"><\/span>4. Meningkatkan Keterlibatan Karyawan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Social leader<\/em> sangat memperhatikan dan memberikan dukungan terhadap timnya. Mereka paham bahwa keterlibatan karyawan merupakan kunci keberhasilan perusahaan. Oleh karena itu, <em>social leader<\/em> berusaha untuk memberikan motivasi, apresiasi dan wadah untuk karyawan berekspresi dan berpartisipasi. Hal ini nantinya akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis dan memacu <a href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/meningkatkan-produktivitas-kerja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">produktivitas<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Menjangkau_dan_Memahami_Konsumen_Lebih_Baik\"><\/span>5. Menjangkau dan Memahami Konsumen Lebih Baik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemimpin sosial kerap melakukan interaksi secara langsung dengan para konsumen di media sosial. Oleh karena itu, mereka lebih memahami kebutuhan, harapan dan preferensi konsumen dengan lebih baik. Contohnya, mereka dapat merespons dengan cepat apa saja yang menjadi keluhan atau masukan dari pelanggan dan memberikan solusi yang tepat. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk terus berkembang dan menyesuaikan produk atau layanan mereka sesuai dengan permintaan pasar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lantas_Bagaimana_Menjadi_Social_Leader\"><\/span>Lantas, Bagaimana Menjadi Social Leader?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada umumnya, seorang <em>social leader<\/em> (pemimpin sosial) memiliki gaya atau pendekatan yang berbeda-beda. Akan tetapi, menurut Andy Nelson, seorang penulis spesialis psikologi dan kesehatan mental, terdapat beberapa karakteristik umum yang biasanya dimiliki oleh seluruh <em>social leader<\/em>, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Bagaimana-Menjadi-Social-Leader.webp\" alt=\"Bagaimana Menjadi Social Leader\" class=\"wp-image-4391\" srcset=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Bagaimana-Menjadi-Social-Leader.webp 1000w, https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Bagaimana-Menjadi-Social-Leader-300x200.webp 300w, https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Bagaimana-Menjadi-Social-Leader-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bagaimana Menjadi Social Leader?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Memiliki_Intuisi_yang_Kuat\"><\/span>1. Memiliki Intuisi yang Kuat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Social leader<\/em> memercayai naluri mereka dan tidak takut untuk mengambil keputusan berdasarkan emosi yang tentunya diiringi oleh berbagai pertimbangan. Dengan banyaknya ketidakpastian di dunia bisnis saat ini, hal ini kemampuan penting yang harus dimiliki para pemimpin.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Peduli_dengan_Sekitarnya\"><\/span>2. Peduli dengan Sekitarnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Social leader<\/em> memiliki rasa peduli yang tinggi terhadap karyawannya sebab ingin melihat mereka sukses dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu, <em>social leader<\/em> yang baik adalah mereka yang menciptakan lingkungan kerja yang suportif dan positif, sehingga karyawan merasa mampu melakukan pekerjaan terbaiknya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Memiliki_Kemampuan_Komunikasi_yang_Baik\"><\/span>3. Memiliki Kemampuan Komunikasi yang Baik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Social leader<\/em> adalah komunikator yang handal dan tahu bagaimana membangun hubungan baik dengan timnya. Mereka memahami pentingnya komunikasi yang terbuka dan jujur, serta memastikan semua orang di tim mereka memiliki pemahaman yang sama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Dapat_Berkolaborasi\"><\/span>4. Dapat Berkolaborasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Social leader<\/em> mengetahui pentingnya kerja tim (kolaborasi) dan selalu mencari cara untuk meningkatkan dinamika tim yang tepat. Mereka paham bahwa dalam kerja sama akan ada beragam ide dan solusi yang bermunculan, sekaligus menciptakan pendekatan yang lebih holistik dan inovatif dalam menanggapi berbagai masalah dan peluang yang muncul.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Memiliki_Empati_yang_Tinggi\"><\/span>5. Memiliki Empati yang Tinggi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Social leader<\/em> mampu berempati dan dapat menempatkan dirinya pada posisi orang lain. Hal ini memungkinkan mereka untuk lebih memahami kebutuhan tim mereka dan menemukan cara untuk mendukung mereka dengan cara yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Memiliki_Self-awareness\"><\/span>6. Memiliki <em>Self-awareness<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Para <em>social leader<\/em> sangat memahami kekuatan dan kelemahan mereka sendiri. Oleh karena itu, mereka menggunakan kemampuan <em>self-awareness<\/em>nya ini untuk membantu diri mereka bertumbuh sebagai pemimpin. Mereka akan selalu berusaha mencari cara untuk meningkatkan keterampilan (<em>skill<\/em>) mereka dan belajar dari kesalahan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Tidak_Mudah_Menyerah\"><\/span>7. Tidak Mudah Menyerah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemimpin sosial memiliki ketahanan dan dapat bangkit kembali dari kemunduran ataupun kegagalan. Mereka memahami di dalam dunia bisnis akan selalu ada hal yang tidak berjalan sesuai rencana. Meskipun begitu, mereka tidak mudah menyerah dan akan terus mencari ide untuk memperbaiki keadaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_People_and_Relationship-Oriented\"><\/span>8. People and Relationship-Oriented<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Social leader<\/em> berfokus pada orang dan hubungan, bukan hanya tugas atau tujuan. Mereka memahami bahwa hubungan yang kuat adalah kunci keberhasilan tim dan bekerja keras untuk membangun kepercayaan dan hubungan baik dengan karyawannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Memiliki_Keberanian\"><\/span>9. Memiliki Keberanian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Para <em>social leader<\/em> tentu memiliki keberanian untuk membela apa yang mereka yakini, meskipun keyakinan tersebut sangat berbeda dengan opini mayoritas. Mereka tidak takut mengutarakan pendapatnya dan membela apa yang menurutnya benar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat dikatakan bahwa social leader merupakan bentuk atau gaya kepemimpinan yang dapat dipercaya dan memiliki kredibilitas tinggi untuk memenangkan kepercayaan anggota timnya ataupun pengikutnya. Kepemimpinan yang transparan, konsisten dan berintegritas akan membentuk fondasi perusahaan yang kuat dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda dapat mempelajari bagaimana mengembangkan atau meningkatkan kemampuan <em>social leader<\/em> lebih lanjut bersama program <a href=\"https:\/\/enmark-mba.markplusinc.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Entrepreneurial Marketing \u201c MBA (ENMARK \u201c MBA<\/a>).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program ini dirancang khusus untuk para pemimpin bisnis generasi selanjutnya untuk belajar tentang pemasaran, manajemen, strategi bisnis, dan pola pikir kewirausahaan dalam pelaksanaan bisnis, termasuk <em>social leader.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program ini nantinya akan mengadakan berbagai kelas yang langsung diajarkan oleh akademisi terbaik dari <em>marketing thinker <\/em>SBM ITB dan pengajar profesional dari MarkPlus Institute. Output dari program ini diharapkan dapat mencetak para wirausaha yang akan membantu membangun ekosistem kewirausahaan di tingkat nasional maupun internasional.<br>Tunggu apalagi? Simak informasi selanjutnya di <a href=\"https:\/\/enmark-mba.markplusinc.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">sini<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Dalam dunia bisnis, terdapat istilah social leader (pemimpin sosial) yang memiliki pengaruh sosial dan dapat menggerakan seluruh elemen&hellip;","protected":false},"author":12,"featured_media":4390,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":151,"csco_singular_sidebar":"","csco_page_header_type":"","csco_page_load_nextpost":"","footnotes":""},"categories":[158,165],"tags":[369,213,210,368],"class_list":["post-3958","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-creativitiy-innovation","category-strategy-and-planning","tag-entrepreneur","tag-entrepreneurial-marketing-mba","tag-program-magister","tag-social-leader","cs-entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3958","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3958"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3958\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4390"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3958"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3958"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3958"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}