{"id":4354,"date":"2023-12-30T08:00:00","date_gmt":"2023-12-30T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/contenthub.markplusinstitute.com\/?p=4354"},"modified":"2026-03-17T22:09:37","modified_gmt":"2026-03-17T15:09:37","slug":"apa-itu-flanking-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/","title":{"rendered":"Flanking Marketing: Taktik Jitu Jadi &#8216;Penguasa&#8217; Pasar"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahukah Anda? Beberapa <em>brand<\/em> ternama seperti Adidas, Mercedes Benz, Coca Cola, dan Telkomsel pernah menerapkan teknik <em>Flanking Marketing<\/em> untuk menguasai pasar. Mereka melakukan diversifikasi atas produk dan jasa yang ditawarkan kepada konsumen dengan memvariasikan usaha, produk investasi, jenis aset, dan lain sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan-perusahaan itu berupaya membuat produk atau jasa yang berbeda, guna menghindari persaingan secara langsung dengan kompetitor yang berasal dari industri sejenis. Umumnya, perusahaan yang telah menerapkan teknik ini akan berfokus pada segmen pasar yang belum memperoleh pelayanan baik dari kompetitor, sehingga peluang untuk mendominasi pasar semakin besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini akan membahas beberapa hal mengenai teknik <em>flanking marketing <\/em>yang perlu Anda ketahui sebagai professional. Simak penjelasannya hingga selesai, ya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Flanking_Marketing\"><\/span>Apa itu Flanking Marketing?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#Apa_itu_Flanking_Marketing\" >Apa itu Flanking Marketing?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#Jenis-jenis_Flanking_Marketing\" >Jenis-jenis Flanking Marketing<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#1_Glocal_Flank_Marketing_Strategy\" >1. Glocal Flank Marketing Strategy<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#2_Segmented_Flanking_Strategy\" >2. Segmented Flanking Strategy<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#3_Low_Price_Flanking\" >3. Low Price Flanking<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#4_High_Price_Flanking\" >4. High Price Flanking<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#5_Flanking_with_Size\" >5. Flanking with Size<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#6_Distribution_Flanking\" >6. Distribution Flanking<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#Prinsip_dalam_Flanking_Marketing\" >Prinsip dalam Flanking Marketing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#Cara_Mengatasi_Serangan_Flanking_Marketing\" >Cara Mengatasi Serangan Flanking Marketing<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#1_Optimalkan_Alokasi_Sumber_Daya\" >1. Optimalkan Alokasi Sumber Daya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#2_Peningkatan_Kualitas_Produk_atau_Layanan\" >2. Peningkatan Kualitas Produk atau Layanan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#3_Inovasi_dengan_Produk_Baru\" >3. Inovasi dengan Produk Baru<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#4_Reposisi_Produk_atau_Merek_Dagang\" >4. Reposisi Produk atau Merek Dagang<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-flanking-marketing\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat dikatakan bahwa <em>flanking marketing<\/em> merupakan upaya perusahaan untuk menggantikan atau bahkan menyingkirkan kompetitor mereka di suatu <em>peripheral market<\/em> (ceruk dari pasar utama). Biasanya, cara yang dilakukan adalah memenuhi segmen pasar yang tidak atau belum terlayani dengan baik oleh para kompetitornya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan yang berhasil menerapkan teknik ini akan secara otomatis menjadi ancaman tersendiri bagi kompetitor lainnya. Hal ini dikarenakan mereka memiliki akses ke segmen pasar yang baru, lalu mendominasi dan menjadi \u201cpenguasa\u201d segmen pasar tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lantas, apa yang harus dilakukan kompetitor apabila ini terjadi? Mereka perlu mengalokasikan kembali sumber daya yang mereka miliki kemudian mendistribusikannya ke ceruk yang \u201cdiserang\u201d oleh <em>flanking<\/em>. Jika tidak dilakukan, mereka bisa saja kehilangan <em>customer<\/em> di ceruk tersebut karena semuanya menjadi pelanggan dari perusahaan yang melakukan <em>flanking<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terdengar sangat mengancam? Lalu bagaimana cara mengetahui suatu perusahaan sedang menerapkan <em>flanking marketing<\/em>?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_Flanking_Marketing\"><\/span>Jenis-jenis Flanking Marketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terdapat enam jenis <em>flanking marketing<\/em> yang biasa perusahaan terapkan untuk menjadi \u201cpenguasa\u201d pasar, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Glocal_Flank_Marketing_Strategy\"><\/span>1. Glocal Flank Marketing Strategy<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan berupaya untuk menguasai pasar pada skala lokal, regional dan global sekaligus, dengan membidik perusahaan-perusahaan yang masih memiliki sumber daya yang lebih kecil dari mereka. Sejumlah bisnis yang mampu menerapkan jenis strategi ini adalah Coca Cola, Pesi dan Mercedes Benz.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Segmented_Flanking_Strategy\"><\/span>2. Segmented Flanking Strategy<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Segmented flanking strategy<\/em> adalah jenis strategi yang bertujuan untuk membawa produk mendominasi sektor pasar tertentu atau bahkan mengejar pasar yang telah dikuasai oleh pesaing. Dengan menerapkan strategi ini, perusahaan dapat memenangkan sejumlah besar sumber daya, terutama ketika memasarkan merek baru ke dalam segmen pasar yang luas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh sukses dari penerapan strategi segmented flanking dapat ditemukan pada Red Bull, yang memasarkan produknya di segmen pasar minuman energi. Melalui penerapan strategi ini, Red Bull berhasil bertahan di tengah persaingan sengit di pasar minuman, bahkan ketika hadirnya produsen minuman besar seperti Coca Cola.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Low_Price_Flanking\"><\/span>3. Low Price Flanking<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Low price flanking<\/em> adalah strategi pemasaran yang melibatkan penetapan harga produk lebih rendah dibandingkan pesaing. Dengan menerapkan strategi ini, pesaing yang memiliki produk sejenis akan kesulitan bersaing di pasar karena produk mereka memiliki harga yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya dapat ditemukan di Indonesia dengan minuman isotonic Isoplus yang diproduksi oleh Wingsfood. Dalam contoh ini, Isoplus tetap menjadi minuman isotonic botol termurah di segmen pasar yang sama, sehingga membuat pesaingnya menghadapi kesulitan dalam bersaing dengan harga yang lebih kompetitif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_High_Price_Flanking\"><\/span>4. High Price Flanking<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>High price flanking<\/em> merupakan strategi pemasaran yang menetapkan harga produk lebih tinggi karena menawarkan keuntungan yang unggul dari produk tersebut. Terdapat dua aspek yang membuat strategi ini lebih menguntungkan dibandingkan dengan <em>low price flanking<\/em>, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">1. Peningkatan kualitas dan fitur produk yang dapat dihadirkan menjadi lebih baik dan optimal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">2. Memberikan peluang untuk meningkatkan margin keuntungan menjadi lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan menerapkan strategi <em>high price flanking<\/em>, perusahaan dapat menekankan pada nilai tambah produk dan berpotensi mendapatkan keuntungan yang lebih besar, meskipun harga yang ditetapkan lebih tinggi dibandingkan pesaing.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Flanking_with_Size\"><\/span>5. Flanking with Size<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Flanking with size<\/em> adalah strategi pemasaran yang melibatkan penawaran produk dalam ukuran yang berbeda dengan produk yang dimiliki oleh pesaing lainnya. Sebagai contoh, Volkswagen berhasil menerapkan strategi <em>flanking with size<\/em> dengan keputusan untuk membuat VW Beetle ketika pasar didominasi oleh mobil-mobil berukuran besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Distribution_Flanking\"><\/span>6. Distribution Flanking<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan akan mencoba mengembangkan saluran distribusi pemasaran baru dengan menerapkan strategi <em>distribution flanking<\/em>. Sebagai contoh, Telkomsel memiliki merek by.U yang menerapkan strategi ini dengan menawarkan layanan yang hanya dapat dibeli secara online. By.U merupakan provider pertama di Indonesia yang penjualannya terbatas hanya melalui platform online atau aplikasi khusus.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Prinsip_dalam_Flanking_Marketing\"><\/span>Prinsip dalam Flanking Marketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Prinsip-Flanking-Marketing.webp\" alt=\"Flanking Marketing\" class=\"wp-image-4360\" srcset=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Prinsip-Flanking-Marketing.webp 1000w, https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Prinsip-Flanking-Marketing-300x200.webp 300w, https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Prinsip-Flanking-Marketing-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dikutip dari sumber Marketing Schools dan Lapas, terdapat tiga prinsip yang menjadi landasan untuk menerapkan <em>flanking marketing<\/em>. Ketiga prinsip tersebut dapat diringkas sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>1. Menghindari konfrontasi langsung<\/strong>: Melakukan strategi pemasaran untuk menciptakan peluang di segmen pasar yang belum pernah dipertimbangkan atau dimiliki oleh pesaing bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>2. Bertindak dengan cepat dan tanpa kebisingan<\/strong>: Tujuannya untuk memperoleh pangsa pasar baru tanpa menyadarkan pesaing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>3. Menjaga kerahasiaan gerakan pemasaran<\/strong>: Memastikan agar pesaing tidak mengidentifikasi strategi mereka sebagai ancaman yang signifikan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mengatasi_Serangan_Flanking_Marketing\"><\/span>Cara Mengatasi Serangan Flanking Marketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terdapat setidaknya empat strategi yang dapat diterapkan sebagai respons terhadap serangan flanking yang dilakukan oleh pesaing.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Optimalkan_Alokasi_Sumber_Daya\"><\/span>1. Optimalkan Alokasi Sumber Daya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Optimalisasi alokasi sumber daya perusahaan dengan mendistribusikannya ke segmen pasar khusus yang menjadi target serangan flanking.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Peningkatan_Kualitas_Produk_atau_Layanan\"><\/span>2. Peningkatan Kualitas Produk atau Layanan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tingkatkan kualitas produk atau layanan yang bersaing di pasar yang menjadi sasaran serangan flanking. Fokus pada peningkatan nilai dan keunggulan produk.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Inovasi_dengan_Produk_Baru\"><\/span>3. Inovasi dengan Produk Baru<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perkenalkan produk atau merek dagang baru yang dapat memberikan alternatif dan menanggapi perubahan kebutuhan konsumen di pasar yang terkena serangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Reposisi_Produk_atau_Merek_Dagang\"><\/span>4. Reposisi Produk atau Merek Dagang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lakukan reposisi produk atau merek dagang di pasar melalui kampanye iklan yang efektif untuk membangun citra yang lebih positif dan menarik konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Strategi ini dapat membantu perusahaan mengatasi serangan <em>flanking<\/em>, mempertahankan pangsa pasar dan merespons perubahan kondisi persaingan di pasar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Flanking marketing<\/em> tidak hanya menguntungkan dan menciptakan peluang baru namun juga memberikan perusahaan ketahanan dan keunggulan yang diperlukan dalam dunia bisnis yang dinamis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan menjalankan strategi <em>flanking<\/em>, perusahaan dapat membangun fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan dan menjadi pemimpin inovasi di pasar mereka. Anda bisa mempelajari hal secara teori maupun praktik pemasaran dan bisnis di program <a href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/apa-itu-strategic-marketing-executive-mba\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Executive MBA in Strategic Marketing SBM ITB bersama MarkPlus Institute<\/a>,\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program ini merupakan pascasarjana pertama dan satu-satunya dalam bidang pemasaran strategis di Indonesia yang dirancang untuk memberikan Anda pemahaman tentang bagaimana strategi pemasaran harus dirumuskan dalam lanskap Indonesia dan ASEAN.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagian besar mata pelajaran dibuat untuk memberikan sudut pandang yang lebih kontekstual sesuai dengan apa yang terjadi di Indonesia saat ini dan di masa mendatang sehingga cocok untuk Anda yang telah memiliki pengalaman kerja berkualitas tinggi dan ingin menambah pengetahuan tentang <em>strategic marketing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tunggu apalagi? Pantau informasi pendaftarannya di <a href=\"https:\/\/smemba.markplusinstitute.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">sini<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Tahukah Anda? Beberapa brand ternama seperti Adidas, Mercedes Benz, Coca Cola, dan Telkomsel pernah menerapkan teknik Flanking Marketing&hellip;","protected":false},"author":12,"featured_media":4358,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":293,"csco_singular_sidebar":"","csco_page_header_type":"","csco_page_load_nextpost":"","footnotes":""},"categories":[548],"tags":[215,419,210],"class_list":["post-4354","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-key-element-of-marketing","tag-executive-mba-in-strategic-marketing-sbm-itb","tag-flanking-marketing","tag-program-magister","cs-entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4354"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4354\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4358"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}