{"id":7083,"date":"2026-09-30T13:25:40","date_gmt":"2026-09-30T06:25:40","guid":{"rendered":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/?p=7083"},"modified":"2026-10-01T09:03:45","modified_gmt":"2026-10-01T02:03:45","slug":"s3-tanpa-jurnal-kenalan-dengan-program-dba-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/s3-tanpa-jurnal-kenalan-dengan-program-dba-di-indonesia\/","title":{"rendered":"S3 Tanpa Jurnal? Kenalan dengan Program DBA di Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi sebagian besar profesional, kata &#8220;S3&#8221; identik dengan riset bertahun-tahun, proses review jurnal yang panjang, dan gelar yang melewati proses akademis yang keras. Bayangan itu benar untuk PhD. Tapi tahukah kamu ada alternatif lain untuk mendapatkan gelar Doktor? jarang dibahas di Indonesia namun terkenal luas di Eropa, Doctor of Business Administration, atau DBA.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dua_S3_Jalur_Dua_Tujuan_Berbeda\"><\/span><strong>Dua S3 Jalur, Dua Tujuan<\/strong> Berbeda<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/s3-tanpa-jurnal-kenalan-dengan-program-dba-di-indonesia\/#Dua_S3_Jalur_Dua_Tujuan_Berbeda\" >Dua S3 Jalur, Dua Tujuan Berbeda<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/s3-tanpa-jurnal-kenalan-dengan-program-dba-di-indonesia\/#Mengapa_S3_DBA_Skill_Leadership_untuk_Riset_Terapan_Semakin_Dibutuhkan\" >Mengapa S3 DBA? Skill Leadership untuk Riset Terapan Semakin Dibutuhkan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/s3-tanpa-jurnal-kenalan-dengan-program-dba-di-indonesia\/#Profil_Kandidat_yang_Tepat_untuk_Program_S3_DBA\" >Profil Kandidat yang Tepat untuk Program S3 DBA<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/s3-tanpa-jurnal-kenalan-dengan-program-dba-di-indonesia\/#Forum_Gratis_mengenai_S3_DBA_2_Oktober_2026\" >Forum Gratis mengenai S3 DBA, 2 Oktober 2026<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PhD dan DBA sama-sama gelar doktor, tetapi dirancang untuk kebutuhan yang berbeda. PhD berorientasi pada riset teori, cocok bagi karir di dunia akademik seperti peneliti atau dosen. DBA berorientasi pada riset praktikal sebagai solusi permasalahan, cocok untuk pemimpin, pemilik usaha, dan eksekutif yang ingin mengembangkan organisasinya dengan kerangka berpikir yang lebih tajam dan terstruktur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan orientasi ini berdampak langsung pada bentuk akhir studinya. Pada program DBA, publikasi jurnal ilmiah umumnya bukan menjadi syarat kelulusan. Sebagai gantinya, mahasiswa menyusun studi kasus bisnis nyata yang diangkat langsung dari organisasi tempat mereka bekerja atau memimpin. Rigor akademiknya tetap terjaga, metodologi penelitian, analisis, dan proses bimbingan tetap berjalan sesuai standar doktoral tetapi hasil akhirnya dirancang untuk langsung diterapkan, bukan sekadar dipublikasikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi seorang eksekutif yang sudah menghabiskan bertahun-tahun mengambil keputusan berbasis pengalaman dan intuisi, DBA menawarkan sesuatu yang berbeda: kesempatan untuk membedah keputusan-keputusan tersebut dengan kerangka akademik yang lebih kokoh, tanpa harus meninggalkan peran kepemimpinan yang sedang dijalani.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_S3_DBA_Skill_Leadership_untuk_Riset_Terapan_Semakin_Dibutuhkan\"><\/span><strong>Mengapa S3 DBA? Skill Leadership untuk Riset Terapan Semakin Dibutuhkan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah bertahun-tahun menjalani bisnis, tantangan berikutnya bukan lagi tetapi bagaimana bisnis bisa terus berkembang. <strong>&nbsp;<\/strong>Pengalaman tetap menjadi aset terbesar seorang pemimpin, namun pengalaman perlu diperkuat dengan kemampuan menganalisis masalah secara kritis, membaca perubahan pasar, dan menghasilkan keputusan strategis berbasis riset.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>World Economic Forum Future of Jobs Report 2025<\/em>&nbsp;menunjukkan bahwa&nbsp;<em>analytical thinking<\/em>,&nbsp;<em>leadership<\/em>, dan&nbsp;<em>social influence<\/em>&nbsp;menjadi kemampuan utama yang semakin dibutuhkan organisasi masa depan. Pada saat yang sama, 63% perusahaan global menyebut kesenjangan keterampilan sebagai salah satu hambatan terbesar dalam transformasi bisnis. Dalam konteks agribisnis, tantangan ini menjadi semakin kompleks karena industri pertanian tidak hanya berbicara tentang produksi, tetapi juga inovasi, strategi pemasaran, keberlanjutan, dan pengembangan ekosistem bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, pemimpin masa depan membutuhkan lebih dari sekadar pengalaman operasional; mereka membutuhkan kemampuan untuk menerjemahkan pengalaman menjadi solusi strategis. Doctor of Business Administration (DBA) Agribusiness, Entrepreneurial Marketing hasil kolaborasi Universitas Gadjah Mada dan MarkPlus Institute hadir dengan pendekatan tersebut: menggabungkan perspektif agribisnis, strategi bisnis, dan pemasaran untuk membantu profesional menyelesaikan persoalan nyata melalui riset terapan dan&nbsp;<em>practice-dominant learning<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Profil_Kandidat_yang_Tepat_untuk_Program_S3_DBA\"><\/span><strong>Profil Kandidat yang Tepat untuk Program S3 DBA<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program DBA ini paling relevan bagi profesional yang telah menyelesaikan jenjang S2 dan tengah menempati atau menuju posisi kepemimpinan strategis, baik sebagai pemilik usaha, eksekutif korporat, konsultan, maupun pejabat di sektor publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kandidat ideal umumnya telah mengalami masalah bisnis sehari-harinya yang ingin diselesaikan secara sistematis, namun terkendala oleh format riset akademik konvensional yang menuntut komitmen waktu yang tidak realistis bagi seorang profesional aktif. Bagi kelompok ini, DBA bukan sekadar alternatif, melainkan jalur yang secara struktural memang dirancang untuk kebutuhan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu, memutuskan untuk mengambil gelar Doktor tidak seharusnya diambil hanya berdasarkan satu artikel. Ada sejumlah aspek teknis yang perlu didalami lebih jauh: kurikulum, durasi studi , dan pengganti disertasi konvensional.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Forum_Gratis_mengenai_S3_DBA_2_Oktober_2026\"><\/span>Forum <strong>Gratis mengenai S3 DBA, 2 Oktober 2026<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara langsung, tersedia sesi forum daring <strong>&#8221; Why Agribusiness? Bridging Research &amp; Marketing for a Sustainable Future (DBA vs. PhD)&#8221;<\/strong>, pada Jum\u2019at,\u00a0<strong>2 Oktober 2026, pukul 15.00\u201316.00 WIB, melalui Zoom<\/strong>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sesi ini menghadirkan pembicara dengan latar belakang praktisi Human Resources Learning &amp; Development di sektor keuangan syariah, memberikan perspektif yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga menggambarkan bagaimana dunia profesional memandang ini dari gelar doktoral terapan seperti ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi para profesional yang tengah mempertimbangkan langkah akademik berikutnya, sesi ini merupakan kesempatan yang tepat untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh sebelum mengambil keputusan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pendaftaran dapat dilakukan melalui:<\/strong>&nbsp;<a href=\"https:\/\/tinyurl.com\/DBAAEMForum\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/tinyurl.com\/DBAAEMForum<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Bagi sebagian besar profesional, kata &#8220;S3&#8221; identik dengan riset bertahun-tahun, proses review jurnal yang panjang, dan gelar yang&hellip;","protected":false},"author":1,"featured_media":7085,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":2,"csco_singular_sidebar":"","csco_page_header_type":"","csco_page_load_nextpost":"","footnotes":""},"categories":[570],"tags":[584,587,588,589,586,585,582,583],"class_list":["post-7083","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-programs-and-updates","tag-applied-research-doctorate","tag-dba-indonesia","tag-dba-vs-phd","tag-executive-doctorate","tag-gelar-doktor-bisnis","tag-program-doktor-profesional","tag-program-doktoral","tag-publikasi-jurnal","cs-entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7083","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7083"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7083\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7103,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7083\/revisions\/7103"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7083"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7083"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/markplusinstitute.com\/explore\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7083"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}