Pada 21 Agustus 2025, komunitas Elementor Indonesia bersama DailySEO dan DewaTalks menyelenggarakan seminar bertajuk “WordPress SEO: How To Optimize For AI-Driven Search Features”. Acara ini berlangsung di Cascade Kofy, Jakarta, dengan kapasitas terbatas hanya 60 peserta. Meski kuotanya kecil, antusiasme komunitas WordPress dan digital marketing terasa tinggi, terbukti dari penuhnya kursi hingga sesi networking terakhir.
Acara ini menghadirkan Ilman Akbar, Founder DailySEO sekaligus praktisi SEO berpengalaman, yang membedah bagaimana AI-driven search, khususnya Google Search Generative Experience (SGE), mengubah cara orang menemukan informasi di internet.
Cara Kerja AI dalam Pencarian
Ilman membuka materi dengan menjelaskan dasar kerja Large Language Model (LLM) yang kini banyak dipakai dalam fitur pencarian berbasis AI.
- Pretraining: LLM dilatih menggunakan data besar untuk mengenali pola bahasa dan struktur kalimat.
- Prompt Processing: Saat digunakan, model menerima input berupa prompt lalu memproses berdasarkan pola yang sudah dipelajari.
- Retrieval Augmentation: Beberapa model mampu mengambil data eksternal (misalnya dari website) untuk memperkaya jawaban.
- Hasil Akhir: Jawaban AI merupakan kombinasi antara pola bahasa yang sudah dipelajari dan informasi eksternal yang relevan.
Dengan pemahaman ini, peserta bisa melihat bahwa AI bukan sekadar search engine baru, tetapi juga information synthesizer yang mengubah jalur lalu lintas digital.
SEO Bergeser Menjadi GEO
Salah satu insight penting dari seminar ini adalah bahwa SEO berkembang menjadi GEO (Generative Experience Optimization).
Apa yang Berubah?
- Lebih banyak opsi bagi users: AI bisa langsung memberikan jawaban, bukan sekadar daftar link.
- Traffic website terdampak: AI bisa menjadi sumber traffic baru, atau justru memotong jalur kunjungan ke website.
- Ranking bukan lagi segalanya: Posisi #1 di SERP bukan jaminan jika AI langsung menampilkan jawaban.
- Metrics utama bergeser: Fokus bukan hanya traffic, melainkan bagaimana website tetap hadir dalam konteks percakapan AI.
Apa yang Tetap Sama?
- Website masih penting: Tetap menjadi source of truth bagi mesin pencari dan AI.
- Google is not dead: Search engine masih berfungsi, meski bentuknya berevolusi.
- User-centric: Optimasi harus tetap fokus pada pengalaman pengguna, bukan sekadar algoritma.
Best Practices SEO untuk WordPress di Era AI
Ilman kemudian membagikan strategi praktis agar website WordPress tetap relevan dan optimal di tengah perubahan landscape:
- Bangun website dengan tema spesifik
Hindari konten campur aduk. Website yang fokus pada niche tertentu lebih dipercaya AI dan search engine. - Fokus pada topik & key message per konten
Setiap artikel sebaiknya punya tujuan yang jelas dan mendalam pada satu topik. - Gunakan penulisan singkat, jelas, dan padat
Konten yang to the point lebih mudah dipahami baik oleh users maupun AI. - Optimalkan navigasi website
Pastikan menu menjadi “pintu masuk” ke kategori dan halaman penting, sehingga memudahkan crawling dan indexing. - Pastikan website bisa di-crawl & di-index
Faktor teknis seperti sitemap, robots.txt, dan kecepatan loading tetap krusial. - Bangun kredibilitas brand & website
Kredibilitas membuat konten kita lebih mungkin diangkat oleh AI-driven search.
Proses Praktis SEO
Ilman juga menyampaikan kerangka berpikir sederhana untuk melakukan optimasi:
- Riset Topik: Apakah tema website sesuai dengan apa yang dicari pengguna?
- Optimasi On-Page: Apakah konten menjawab kebutuhan pengguna dengan tepat?
- Optimasi Off-Page: Apakah website kita dikenal, dibicarakan, dan dipercaya?
- Kemudahan Akses: Apakah konten mudah ditemukan, diakses, dan di navigasi?
Lebih dari Sekadar Seminar
Selain materi utama, acara ini juga menawarkan snack gratis, merchandise eksklusif dari Dewaweb untuk tiga peserta beruntung, serta kesempatan networking dengan praktisi WordPress, SEO, hingga pemilik bisnis online. Atmosfer yang hangat membuat peserta bisa bertukar insight dan pengalaman nyata, tidak hanya teori.
Seminar “WordPress SEO: How To Optimize For AI-Driven Search Features” menegaskan bahwa AI-driven search bukan ancaman, melainkan peluang. Meski lalu lintas dan ranking website mungkin terdampak, prinsip dasar SEO tetap relevan: membangun website yang spesifik, kredibel, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Dengan strategi yang tepat, pelaku WordPress, digital marketer, maupun UMKM dapat memanfaatkan perubahan ini untuk menjaga eksistensi brand mereka di era AI. Karena pada akhirnya, optimasi terbaik bukan untuk algoritma, melainkan untuk manusia yang mencarinya.



