Dalam dunia bisnis, terdapat istilah social leader (pemimpin sosial) yang memiliki pengaruh sosial dan dapat menggerakan seluruh elemen yang ada di perusahaan. Gaya kepemimpinan seperti ini mengacu pada emosional dan empati yang berfokus pada koneksi, kolaborasi dan komunikasi. Mereka paham akan pentingnya membangun hubungan yang kuat dalam timnya dan menciptakan lingkungan kerja yang positif.

Berbeda dengan formal leader pada umumnya, pemimpin sosial tidak bergantung pada posisi atau jabatannya untuk menyelesaikan suatu masalah. Mereka justru menggunakan emotional intelligence (kecerdasan emosional) dan keterampilan bersosialisasi untuk memengaruhi orang lain. Hal ini menjadikannya lebih efektif di lingkungan bisnis saat ini.

Lantas, seperti apa ciri-ciri atau karakteristik dari social leader? Simak informasi selengkapnya di artikel ini!

Mengapa Anda Perlu Menjadi Social Leader di Dunia Bisnis?

Banyaknya ketidakpastian dan kencangnya arus perubahan di dunia bisnis menjadikan peran social leader sangat dibutuhkan untuk memberikan stabilitas dan arahan bagi timnya, sekaligus membantu mereka beradaptasi dan berkembang.

Kehadiran dan pengaruh pemimpin sosial sangat relevan dan dibutuhkan dalam dunia yang terhubung secara digital seperti saat ini karena mereka memiliki beberapa kemampuan seperti di bawah ini:

1. Membangun Koneksi dan Jaringan yang Kuat

Social leader memiliki kemampuan untuk membangun dan memperluas jaringan profesional secara signifikan. Melalui media sosial dan platform online lainnya, mereka dapat terhubung dengan berbagai kalangan, seperti rekan bisnis potensial, klien atau bahkan pesaing. Hal ini berguna untuk membuka pintu peluang baru, kolaborasi dan kemitraan strategis yang dapat menguntungkan bisnis.

Baca juga  Strategic Marketing: Definisi, Manfaat & Langkah-langkahnya

2. Meningkatkan Citra dan Reputasi Perusahaan

Kehadiran social leader yang baik di media sosial dapat memberikan dampak positif terhadap citra dan reputasi perusahaan. Mereka dapat menjadi duta merek yang meyakinkan masyarakat karena mampu memancarkan nilai-nilai positif dan mempertegas komitmen terhadap kualitas dan integritas. Hal ini dapat memberikan kepercayaan kepada klien, investor, dan stakeholder lainnya.

3. Mendorong Inovasi dan Kreasi

Social leader kerap menjadi inisiator diskusi dan pertukaran, serta menginspirasi tim untuk berpikir kreatif, berinovasi, dan mencari solusi baru untuk tantangan bisnis. Hal ini tentu sangat diperlukan sebuah perusahaan untuk menghadapi dinamika bisnis yang selalu berubah.

4. Meningkatkan Keterlibatan Karyawan

Social leader sangat memperhatikan dan memberikan dukungan terhadap timnya. Mereka paham bahwa keterlibatan karyawan merupakan kunci keberhasilan perusahaan. Oleh karena itu, social leader berusaha untuk memberikan motivasi, apresiasi dan wadah untuk karyawan berekspresi dan berpartisipasi. Hal ini nantinya akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis dan memacu produktivitas.

5. Menjangkau dan Memahami Konsumen Lebih Baik

Pemimpin sosial kerap melakukan interaksi secara langsung dengan para konsumen di media sosial. Oleh karena itu, mereka lebih memahami kebutuhan, harapan dan preferensi konsumen dengan lebih baik. Contohnya, mereka dapat merespons dengan cepat apa saja yang menjadi keluhan atau masukan dari pelanggan dan memberikan solusi yang tepat. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk terus berkembang dan menyesuaikan produk atau layanan mereka sesuai dengan permintaan pasar.

Lantas, Bagaimana Menjadi Social Leader?

Pada umumnya, seorang social leader (pemimpin sosial) memiliki gaya atau pendekatan yang berbeda-beda. Akan tetapi, menurut Andy Nelson, seorang penulis spesialis psikologi dan kesehatan mental, terdapat beberapa karakteristik umum yang biasanya dimiliki oleh seluruh social leader, antara lain:

Baca juga  9 Elemen Business Model Canvas untuk Kembangkan Inovasi Bisnis

Bagaimana Menjadi Social Leader
Bagaimana Menjadi Social Leader?

1. Memiliki Intuisi yang Kuat

Social leader memercayai naluri mereka dan tidak takut untuk mengambil keputusan berdasarkan emosi yang tentunya diiringi oleh berbagai pertimbangan. Dengan banyaknya ketidakpastian di dunia bisnis saat ini, hal ini kemampuan penting yang harus dimiliki para pemimpin.

2. Peduli dengan Sekitarnya

Social leader memiliki rasa peduli yang tinggi terhadap karyawannya sebab ingin melihat mereka sukses dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu, social leader yang baik adalah mereka yang menciptakan lingkungan kerja yang suportif dan positif, sehingga karyawan merasa mampu melakukan pekerjaan terbaiknya.

3. Memiliki Kemampuan Komunikasi yang Baik

Social leader adalah komunikator yang handal dan tahu bagaimana membangun hubungan baik dengan timnya. Mereka memahami pentingnya komunikasi yang terbuka dan jujur, serta memastikan semua orang di tim mereka memiliki pemahaman yang sama.

4. Dapat Berkolaborasi

Social leader mengetahui pentingnya kerja tim (kolaborasi) dan selalu mencari cara untuk meningkatkan dinamika tim yang tepat. Mereka paham bahwa dalam kerja sama akan ada beragam ide dan solusi yang bermunculan, sekaligus menciptakan pendekatan yang lebih holistik dan inovatif dalam menanggapi berbagai masalah dan peluang yang muncul.

5. Memiliki Empati yang Tinggi

Social leader mampu berempati dan dapat menempatkan dirinya pada posisi orang lain. Hal ini memungkinkan mereka untuk lebih memahami kebutuhan tim mereka dan menemukan cara untuk mendukung mereka dengan cara yang tepat.

6. Memiliki Self-awareness

Para social leader sangat memahami kekuatan dan kelemahan mereka sendiri. Oleh karena itu, mereka menggunakan kemampuan self-awarenessnya ini untuk membantu diri mereka bertumbuh sebagai pemimpin. Mereka akan selalu berusaha mencari cara untuk meningkatkan keterampilan (skill) mereka dan belajar dari kesalahan mereka.

Baca juga  7 Aspek Customer Behavior Gen Z terhadap Sustainable Products

7. Tidak Mudah Menyerah

Pemimpin sosial memiliki ketahanan dan dapat bangkit kembali dari kemunduran ataupun kegagalan. Mereka memahami di dalam dunia bisnis akan selalu ada hal yang tidak berjalan sesuai rencana. Meskipun begitu, mereka tidak mudah menyerah dan akan terus mencari ide untuk memperbaiki keadaan tersebut.

8. People and Relationship-Oriented

Social leader berfokus pada orang dan hubungan, bukan hanya tugas atau tujuan. Mereka memahami bahwa hubungan yang kuat adalah kunci keberhasilan tim dan bekerja keras untuk membangun kepercayaan dan hubungan baik dengan karyawannya.

9. Memiliki Keberanian

Para social leader tentu memiliki keberanian untuk membela apa yang mereka yakini, meskipun keyakinan tersebut sangat berbeda dengan opini mayoritas. Mereka tidak takut mengutarakan pendapatnya dan membela apa yang menurutnya benar.

Penutup

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat dikatakan bahwa social leader merupakan bentuk atau gaya kepemimpinan yang dapat dipercaya dan memiliki kredibilitas tinggi untuk memenangkan kepercayaan anggota timnya ataupun pengikutnya. Kepemimpinan yang transparan, konsisten dan berintegritas akan membentuk fondasi perusahaan yang kuat dan berkelanjutan.

Anda dapat mempelajari bagaimana mengembangkan atau meningkatkan kemampuan social leader lebih lanjut bersama program Entrepreneurial Marketing “ MBA (ENMARK “ MBA). 

Program ini dirancang khusus untuk para pemimpin bisnis generasi selanjutnya untuk belajar tentang pemasaran, manajemen, strategi bisnis, dan pola pikir kewirausahaan dalam pelaksanaan bisnis, termasuk social leader.

Program ini nantinya akan mengadakan berbagai kelas yang langsung diajarkan oleh akademisi terbaik dari marketing thinker SBM ITB dan pengajar profesional dari MarkPlus Institute. Output dari program ini diharapkan dapat mencetak para wirausaha yang akan membantu membangun ekosistem kewirausahaan di tingkat nasional maupun internasional.
Tunggu apalagi? Simak informasi selanjutnya di sini.

Avatar for Atha Hira
SEO Writer

Leave a Comment