Untuk memimpin sebuah perusahaan, para pengusaha memerlukan visi masa depan yang kuat dan mengadopsi gaya kepemimpinan yang menarik, salah satu contohnya adalah visionary leadership. Gaya kepemimpinan ini berfokus pada visi organisasi dan mendorong perusahaan kepada tingkat selanjutnya.

Lantas, seperti apa karakteristik visionary leadership? Bagaimana cara membangun karakter tersebut? Simak penjelasannya secara lengkap di bawah ini, ya!

Pengertian Visionary Leadership (Kepemimpinan Visioner)

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwa visionary leadership (kepemimpinan visioner) merupakan gaya kepemimpinan, di mana pemimpin berfokus pada visi ke depan dan mencari cara bagaimana langkah-langkah untuk mewujudkannya.

Pemimpin yang seperti ini akan berusaha menciptakan ide-ide brilian yang memungkinkan perusahaan dapat bersaing dengan kompetitornya. Bukan hanya itu, mereka juga berusaha untuk membimbing, menginspirasi dan memotivasi tim mereka dengan tujuan yang lebih besar, serta mengarahkan upaya menuju pencapaian visi tersebut.

Salah satu contoh visionary leadership dapat dilihat dalam diri Steve Jobs, pendiri Apple. Selama kepemimpinannya di Apple, ia memiliki visi untuk menciptakan produk-produk revolusioner yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pelanggan namun juga menciptakan keinginan pelanggan yang belum terpenuhi. Beberapa contoh produk hasil dari visi inovatifnya dapat kita rasakan saat ini, seperti iPhone, iPad, Macbook, dan lainnya.

Karakteristik Visionary Leadership dan Cara Membangunnya

Setelah memahami pengertian dari gaya kepemimpinan ini, maka selanjutnya akan dijabarkan beberapa karakteristik yang melekat pada visionary leadership. Beberapa di antaranya, yaitu:

Baca juga  6 Cara Meningkatkan Customer Experience (CX) yang Tepat

1. Future-Oriented

Pemimpin yang visioner tentu memiliki orientasi pada masa depan dalam merencanakan strategi yang dapat dilakukan untuk menghadapi perubahan. Dengan begitu, pemimpin akan dapat mendorong perusahaan agar tetap relevan, inovatif dan siap menghadapi tantangan di kemudian hari.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membangun karakter ini adalah melakukan antisipasi perubahan yang akan terjadi dan mempertimbangkan dampaknya pada perusahaan, membuat visi jangka panjang, serta melakukan kolaborasi dengan para inovator dan ahli untuk mendapatkan wawasan dan pemahaman yang mendalam tentang perubahan teknologi.

2. Inovatif

Pemimpin yang visioner harus bisa mendorong inovasi dalam tim dan perusahaan mereka agar produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah, mampu mengatasi perubahan dan tetap bersaing di pasar yang dinamis.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membangun karakter ini adalah mendorong kolaborasi pada anggota tim untuk menghasilkan ide-ide yang baik, menciptakan lingkungan yang positif untuk melakukan sesi brainstorming, terbuka pada perbaikan yang berkelanjutan, mendengarkan umpan balik baik dari pelanggan maupun tim, dan lain sebagainya.

3. Menginspirasi

Selanjutnya, pemimpin yang visioner juga mampu menginspirasi anggota timnya untuk membawa perubahan positif dalam perusahaan. Untuk menciptakan hal ini, Anda harus memiliki visi dan misi jangka panjang yang jelas dan menarik, memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan meyakinkan, memiliki integritas yang konsisten dengan nilai-nilai yang diyakini perusahaan, menyebarkan sikap dan energi yang positif dalam situasi apapun, memberikan pengakuan dan apresiasi kepada tim, dan lain sebagainya.

4. Berani Mengambil Risiko

Pemimpin yang visioner tidak takut untuk mencoba hal-hal baru atau mengambil langkah-langkah yang mungkin tampak berisiko. Hal ini dikarenakan mereka menyadari bahwa inovasi dan kemajuan kerap memerlukan langkah-langkah yang tidak konvensional namun tetap terukur.

Baca juga  Menjadi Pemimpin yang Inovatif, Bagaimana Caranya?

Beberapa cara untuk menerapkan karakter ini adalah melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan yang berisiko, memahami implikasi yang mungkin terjadi dan mengidentifikasi langkah-langkah untuk meminimalkan dampak negatif, menanamkan pola pikir bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari upaya kemajuan perusahaan, memastikan bahwa ukuran risiko yang diambil sebanding dengan potensi keuntungan atau dampak positif yang nanti dihasilkan, dan lain sebagainya.

5. Memiliki Semangat yang Kuat

Memiliki yang semangat yang kuat nyatanya dapat memotivasi diri sendiri dan juga orang lain, terutama dalam menghadapi tantangan dan mengejar visi jangka panjang. Beberapa cara untuk membangun karakter ini adalah menunjukkan rasa antusiasme Anda terhadap tujuan jangka panjang yang ingin dicapai, berkomunikasi dengan bahasa yang memotivasi dan inspiratif, tetap optimis dan fokus pada solusi daripada masalah yang dihadapi, membangun hubungan yang baik dengan anggota tim, dan lain sebagainya.

6. Memiliki Empati yang Tinggi

Pemimpin yang memiliki tingkat empati yang baik mampu memahami dan merespon kebutuhan, harapan dan perasaan anggotanya.  Hal ini berguna untuk menciptakan lingkungan, di mana anggota tim merasa didukung dan dihargai, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan, motivasi dan kinerja tim secara keseluruhan.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membangun karakter ini adalah meninjau kembali apa yang telah dikatakan dan tunjukkan pemahaman terhadap sudut pandang orang lain, tunjukkan kepedulian kepada anggota tim, mengenali anggota tim sebagai individu dengan keunikannya masing-masing, menghargai keberagaman dan inklusivitas, memastikan bahwa semua anggota tim merasa didengar dan dihargai, dan lain sebagainya.

7. Growth-Oriented

Pemimpin yang visioner akan selalu mendorong pertumbuhan dan perkembangan, baik pada diri sendiri maupun dalam perusahaan. Beberapa cara membangun karakter ini adalah terbuka terhadap pembelajaran dan pengembangan diri, selalu mencari peluang untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, bersedia mengubah sudut pandang ataupun strategi jika diperlukan, mendukung dan memberdayakan anggota tim untuk mencapai potensi maksimal mereka, memberikan ruang untuk ide-ide baru, dan lain sebagainya.

Baca juga  AI Marketing: Definisi, Cara Kerja & Contoh Penerapannya

Penutup

Visionary Leadership sangat penting untuk diterapkan oleh setiap pemimpin perusahaan karena karakter dari gaya kepemimpinan ini berguna untuk memberikan arah, inspirasi dan fokus yang diperlukan untuk mencapai tujuan jangka panjang dan menghadapi tantangan di masa depan.

Anda dapat mempelajarinya lebih lanjut di program Entrepreneurial Marketing – MBA (ENMARK – MBA). Program ini dirancang khusus untuk para pemimpin bisnis generasi selanjutnya untuk belajar tentang pemasaran, manajemen, strategi bisnis, dan pola pikir kewirausahaan dalam pelaksanaan bisnis.

Program ini nantinya akan mengadakan berbagai kelas yang langsung diajarkan oleh akademisi terbaik dari marketing thinker SBM ITB dan pengajar profesional dari MarkPlus Institute. Output dari program ini diharapkan dapat mencetak para wirausaha yang akan membantu membangun ekosistem kewirausahaan di tingkat nasional maupun internasional.
Tunggu apalagi? Simak informasi selanjutnya di sini.

Avatar for Atha Hira
SEO Writer

Leave a Comment